foto istimewa
majalahsuaraforum.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan peringatan keras kepada Iran. Ia mengisyaratkan kemungkinan Washington mengambil langkah militer lebih jauh, bahkan menghancurkan bagian negara tersebut yang masih tersisa.
Trump meminta publik menunggu pengumuman mengenai keputusan AS terhadap Teheran dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis (5/11/2026) waktu setempat.
“Sekarang kita akan membuat keputusan, apakah kita ingin melangkah lebih jauh dan memastikan hal itu tidak akan pernah terjadi lagi?” kata Trump, dikutip dari Anadolu, Jumat (6/11/2026).
Ia kemudian menyatakan bahwa dirinya sebenarnya tidak ingin menghancurkan sisa wilayah Iran. Namun, Trump tidak menutup kemungkinan mengambil tindakan tersebut apabila dianggap diperlukan.
“Saya lebih suka tidak menghancurkan sisa negara itu, jika memungkinkan, tetapi mungkin saya harus melakukannya. Anda akan segera mengetahuinya,” lanjutnya.
Trump juga memperkirakan Iran membutuhkan waktu hingga 25 tahun untuk membangun kembali negaranya setelah perang gabungan antara AS dan Israel terhadap Iran. Konflik yang dimulai pada Februari 2026 tersebut hingga kini belum terselesaikan.
Dalam kesempatan itu, Trump turut menanggapi laporan mengenai proposal yang disebut telah dikirimkan pihak Iran kepada AS melalui mediator. Proposal tersebut berkaitan dengan masa depan program nuklir Teheran.
Menanggapi laporan tersebut, Trump menegaskan bahwa setiap langkah Iran tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan Washington. Ia mengklaim AS memiliki kendali atas keputusan yang diambil Teheran terkait persoalan tersebut.
“Mereka tidak melakukan apa pun tanpa persetujuan kami,” pungkas Trump.
red.










