Home / Hukum - Kriminal / Lapas Terbuka Nusakambangan Siapkan 19 Bedeng untuk Budidaya Bawang Merah

Lapas Terbuka Nusakambangan Siapkan 19 Bedeng untuk Budidaya Bawang Merah

majalahsuaraforum.com-Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia, Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan melaksanakan kegiatan pembukaan lahan untuk budidaya tanaman bawang merah pada Kamis, (29/10), bertempat di area lahan produktif Lapas Terbuka Nusakambangan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang digagas oleh Kepala Lapas, A. Nurbani, sebagai upaya mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan. Sebanyak 19 bedeng disiapkan untuk mendukung kegiatan penanaman bawang merah yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan kegiatan pembukaan lahan dilakukan secara bersama-sama oleh enam pegawai dan empat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Seluruh peserta terlibat aktif dalam proses penyiapan lahan, mulai dari pembersihan area, pengolahan tanah, hingga pembentukan bedeng sebagai media tanam.

Dari total 19 bedeng yang direncanakan, sebanyak delapan bedeng telah selesai dikerjakan dan sudah ditanami bawang merah. Sementara itu, 11 bedeng lainnya masih dalam proses pengerjaan secara bertahap agar seluruh area dapat dimanfaatkan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi program pembinaan kemandirian bagi WBP melalui sektor pertanian. Selain mengoptimalkan lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal, budidaya bawang merah juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bercocok tanam, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat kerja sama.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, WBP diharapkan memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat. Ke depan, pengembangan budidaya bawang merah ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang optimal.

Ketua Pokja Bawang, Edy Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan lahan sekaligus mendukung pembinaan kemandirian WBP. “Kami berupaya memanfaatkan lahan yang tersedia secara maksimal melalui budidaya bawang merah. Saat ini, delapan bedeng telah selesai dan sudah ditanami, sedangkan 11 bedeng lainnya masih dalam proses pengerjaan. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, menghasilkan panen yang optimal, serta memberikan keterampilan pertanian yang bermanfaat bagi WBP,” ujarnya.

Kepala Lapas Terbuka Nusakambangan, A. Nurbani, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan merupakan langkah strategis untuk mendukung pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian. “Kami ingin setiap lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata. Melalui kegiatan penanaman bawang merah ini, WBP tidak hanya mendapatkan keterampilan di bidang pertanian, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja keras. Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari pembinaan yang memberikan bekal positif bagi WBP,” ujarnya.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *