Home / Politik / PDIP dan PKS Bertemu Bahas Usulan Hak Angket Polemik Ijazah Gibran

PDIP dan PKS Bertemu Bahas Usulan Hak Angket Polemik Ijazah Gibran

foto istimewa

majalahsaraforum.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengonfirmasi telah menjalin komunikasi langsung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membahas usulan penggunaan hak angket DPR RI terkait polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan dirinya telah bertemu dengan Sekretaris Jenderal DPP PKS Muhammad Kholid. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pembicaraan mengenai aspirasi publik yang mendorong pengajuan hak angket atas persoalan ijazah Gibran.

“Ya kami memang bertemu, kami berdialog,” ucap Hasto, Kamis (29/10/2026).

Hasto menilai persoalan yang berkaitan dengan persyaratan pencalonan wakil presiden perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, polemik mengenai persyaratan usia dan ijazah Gibran telah menimbulkan pertanyaan mengenai legitimasi kepemimpinannya.

“Yang paling penting adalah sebelum suatu proses politik ini dijalankan, realitas bahwa ketika seorang wakil presiden terdelegitimasi kepemimpinannya akibat syarat usia dan syarat ijazah, ternyata lahir dari intervensi kekuasaan, ini yang harus kita koreksi bersama-sama,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga prinsip konstitusional dalam proses pemilihan pemimpin nasional. Hasto mengaitkan persoalan tersebut dengan cita-cita membangun identitas bangsa Indonesia yang mengedepankan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan peradaban, serta nilai etika dan moral.

“Tiba-tiba untuk usia dan juga untuk ijazah dilakukan intervensi kekuasaan seperti itu. Maka, inilah yang menjadi basis bagi kita semua untuk membangun kesadaran di tengah rakyat, bahwa untuk menjadi seorang pemimpin, jalan konstitusional itu harus dipenuhi, bukan jalan intervensi dari orang tuanya,” tegas Hasto.

PKS Jalin Komunikasi dengan Sejumlah Partai

Sebelumnya, Muhammad Kholid menyampaikan bahwa PKS telah membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membicarakan aspirasi masyarakat mengenai usulan hak angket terkait ijazah Gibran.

PDIP menjadi salah satu partai yang telah dihubungi PKS. Kholid menyebut partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut memberikan respons positif terhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat.

“Terakhir komunikasi dengan sekjen PDIP Mas Hasto. Beliau sampaikan PDIP menyambut baik aspirasi publik terkait ijazah Gibran ini,” ucap Kholid kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Kholid mengatakan komunikasi politik tersebut akan terus dilakukan dengan partai-partai lain di parlemen. Langkah itu ditempuh untuk mengetahui pandangan masing-masing partai terhadap wacana penggunaan hak angket.

“Nanti kita lihat respons kawan-kawan lainnya di DPR ya. Kita terus akan jalin komunikasi dengan semua pihak ya,” ujarnya.

Respons Partai Lain Masih Dinantikan

Komunikasi antara PDIP dan PKS menunjukkan adanya pembicaraan lintas partai mengenai usulan hak angket yang berkaitan dengan polemik ijazah Gibran. Namun, perkembangan lebih lanjut masih bergantung pada respons partai politik lain serta dinamika pembahasan di DPR RI.

Usulan hak angket tersebut menjadi salah satu isu politik yang mengemuka di tengah perdebatan mengenai persyaratan pencalonan wakil presiden. Hingga tahap ini, komunikasi antarsekjen partai menjadi bagian dari upaya menjajaki dukungan terhadap aspirasi tersebut.

 

de.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *