Home / Hukum - Kriminal / Kedepankan HAM, Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Nusakambangan Sambut Warga Binaan dengan Pelayanan Humanis

Kedepankan HAM, Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Nusakambangan Sambut Warga Binaan dengan Pelayanan Humanis

majalahsuaraforum.com-Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan menerima empat orang warga binaan dari Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pemalang dengan mengedepankan pendekatan humanis dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), Selasa (27/10/2026).

Proses penerimaan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek kemanusiaan, kenyamanan, serta penghormatan terhadap martabat setiap warga binaan. Setibanya di Lapas Terbuka Nusakambangan, keempat warga binaan dipersilakan duduk di kursi yang telah disediakan sebelum mengikuti pengarahan awal.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diberikan pemahaman mengenai lingkungan dan program pembinaan di Lapas Terbuka melalui pemutaran video yang menggambarkan berbagai kegiatan pembinaan. Langkah ini bertujuan agar warga binaan memperoleh gambaran awal mengenai proses pembinaan yang akan dijalani.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis dan kebutuhan komunikasi warga binaan, Lapas Terbuka Nusakambangan juga memfasilitasi layanan Wartelsus (Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan). Melalui layanan ini, warga binaan langsung menghubungi keluarga untuk mengabarkan bahwa mereka telah tiba dengan selamat di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis sekaligus mendukung terjaganya hubungan kekeluargaan selama menjalani proses pembinaan.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan urine dan pemeriksaan fisik sebagai bagian dari prosedur penerimaan. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap memperhatikan privasi dan martabat warga binaan.

Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Terbuka Nusakambangan, Eka Suryantoro, menyampaikan bahwa proses penerimaan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan prosedur, tetapi juga harus memperhatikan aspek kemanusiaan.

“Dalam setiap tahapan penerimaan, kami berupaya memastikan warga binaan mendapatkan perlakuan yang baik, sopan, dan manusiawi. Pemeriksaan tetap dilaksanakan sesuai prosedur, tetapi penghormatan terhadap hak dan martabat mereka harus selalu menjadi perhatian “, ujar Eka

Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Nusakambangan, A. Nurbani, menegaskan bahwa penghormatan terhadap HAM merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, termasuk pada tahap penerimaan warga binaan.

“Setiap warga binaan tetap memiliki hak dan martabat yang harus dihormati. Karena itu, kami mengedepankan pendekatan humanis sejak awal penerimaan, memberikan pemahaman mengenai program pembinaan, serta memfasilitasi komunikasi dengan keluarga”,ungkap Kalapas.

Melalui penerimaan yang mengedepankan pendekatan humanis tersebut, Lapas Terbuka Nusakambangan berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang menghormati hak asasi manusia, mendukung proses pembinaan agar mereka dapat mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *