Home / Hukum - Kriminal / Tumbuhkan Semangat Belajar Al-Qur’an, Lapas Terbuka Nusakambangan Fasilitasi Kegiatan Mengaji Warga Binaan

Tumbuhkan Semangat Belajar Al-Qur’an, Lapas Terbuka Nusakambangan Fasilitasi Kegiatan Mengaji Warga Binaan

majalahsuaraforum.com-Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan terus memperkuat pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan bagi Warga Binaan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan belajar mengaji yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Terbuka Nusakambangan, Jumat (23/10), mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menghadirkan pihak Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dan didampingi oleh staf Registrasi Lapas Terbuka Nusakambangan. Para Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang belajar bersama, tetapi juga menumbuhkan semangat saling membantu di antara Warga Binaan. Sejumlah Warga Binaan yang telah mampu mengaji tampak turut membimbing rekan-rekannya yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Kebersamaan ini mencerminkan tumbuhnya kepedulian serta semangat berbagi ilmu selama menjalani masa pembinaan.

Salah satu Warga Binaan, Agus Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan mengaji menjadi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an. Ia juga mengapresiasi kesempatan yang diberikan untuk belajar bersama rekan-rekan lainnya. “Saya senang bisa mengikuti kegiatan ini karena kami bisa belajar mengaji bersama. Bagi yang sudah bisa, kami juga berusaha membantu teman-teman yang masih belajar agar bisa membaca Al-Qur’an dengan lebih baik,” ungkap Agus.

Kepala Lapas Terbuka Nusakambangan, A. Nurbani, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran spiritual Warga Binaan. Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada keterampilan kerja, tetapi juga perlu menyentuh aspek moral dan kepribadian.

“Melalui kegiatan mengaji, kami berharap Warga Binaan semakin dekat dengan nilai-nilai agama, memiliki semangat untuk terus belajar, serta mampu menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam kehidupan. Budaya saling membantu seperti ini juga perlu terus ditumbuhkan sebagai bagian dari pembentukan karakter positif,” ujar A. Nurbani.

Pendampingan dari pihak Kementerian Agama Kabupaten Cilacap diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan mengaji Warga Binaan secara bertahap. Sementara itu, keterlibatan staf Registrasi menjadi bagian dari dukungan pelaksanaan kegiatan agar pembinaan kepribadian dapat berjalan dengan tertib dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Terbuka Nusakambangan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan. Semangat belajar bersama dan saling berbagi ilmu diharapkan mampu memperkuat keimanan, membangun akhlak yang lebih baik, serta menjadi bekal positif bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *