majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIB Plantungan terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan budidaya perikanan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah perbaikan dan penataan kembali kolam lele sebagai bagian dari optimalisasi sarana budidaya perikanan di lingkungan Lapas Pemuda Plantungan.
Kegiatan perbaikan kolam dilaksanakan dengan melibatkan warga binaan dalam proses penataan dan pemeliharaan sarana budidaya. Proses tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari membersihkan area kolam, memperbaiki bagian kolam yang mengalami kerusakan, hingga menata kembali lingkungan sekitar kolam agar lebih layak dan mendukung proses pemeliharaan ikan lele.
Perbaikan sarana budidaya ini menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Plantungan dalam mengoptimalkan lahan dan fasilitas yang tersedia untuk mendukung kegiatan pembinaan kemandirian. Budidaya ikan lele sendiri memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu kegiatan produktif yang memberikan pengalaman dan keterampilan praktis kepada warga binaan.
Selain menjaga kondisi sarana agar tetap layak digunakan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar mengenai proses pemeliharaan lingkungan budidaya, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengelolaan kegiatan secara berkelanjutan.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa optimalisasi sarana budidaya merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan kemandirian yang produktif kepada warga binaan.
“Kami terus berupaya mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang dapat memberikan keterampilan nyata kepada warga binaan. Perbaikan kolam lele ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan sarana budidaya dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Suharno.
Lebih lanjut, Suharno menambahkan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan produktif juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan kepada warga binaan. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama yang mereka dapatkan selama proses pembinaan nantinya dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui perbaikan dan optimalisasi kolam lele tersebut, Lapas Pemuda Kelas III Plantungan terus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif, sekaligus mendukung pemanfaatan sarana pertanian dan perikanan sebagai bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan.(hil)











