Home / Hukum - Kriminal / Sinergi TNI-Polri dan Inovasi Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

Sinergi TNI-Polri dan Inovasi Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

majalahsuaraforum.com — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat melalui sinergi dengan TNI dan Polri. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan pada 24 September yang mencakup pemeriksaan narkoba terhadap warga binaan.

Dari hasil pemeriksaan yang disampaikan, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan kondisi lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif.

Selain pengamanan, pembinaan warga binaan juga terus dikembangkan melalui berbagai inovasi yang mengacu pada program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Salah satu inovasi dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Indonesia, khususnya Fakultas Psikologi, dalam memberikan pembinaan dan edukasi psikologi. Kegiatan tersebut melibatkan keluarga warga binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat pendampingan psikologis.

Pembinaan juga dilakukan melalui konseling bagi tahanan baru serta layanan kesehatan mental bagi warga binaan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dalam pelaksanaannya, pihak pemasyarakatan bersinergi dengan akademisi dan mahasiswa Fakultas Psikologi yang menjalani program magang.

Di bidang kesehatan, telah dibangun Klinik Pratama Rawat Jalan yang memberikan pelayanan setiap hari dengan dukungan tenaga terkait.

Sementara di bidang kemandirian, warga binaan diberikan berbagai pelatihan, antara lain pembuatan kopi, peternakan ayam, budidaya ikan, hidroponik, hingga pembelajaran bahasa Inggris melalui program English Day. Sebelumnya juga pernah diberikan pelatihan bahasa Jepang dan keterampilan merajut.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

Untuk mengukur keberhasilan pembinaan, salah satu indikator yang diperhatikan adalah antusiasme warga binaan dalam mengikuti kegiatan serta perubahan perilaku yang ditunjukkan selama menjalani pembinaan.

Dalam pembinaan keagamaan, misalnya, terdapat buku monitoring yang mencatat kehadiran dan perkembangan pembelajaran warga binaan.

Dengan berbagai program tersebut, pembinaan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diarahkan pada perubahan perilaku, peningkatan keterampilan, kesehatan mental, serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Supriyadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh