majalahsuaraforum.com – Francesco Bagnaia kembali mengalami hasil mengecewakan pada sesi kualifikasi MotoGP 2026. Pebalap Ducati Lenovo Team tersebut gagal melaju ke Q2 MotoGP San Marino 2026 yang berlangsung di Sirkuit Misano, Italia, Sabtu (12/9/2026).
Kegagalan tersebut menjadi yang keempat bagi Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2026 untuk menembus babak Q2. Hasil ini kembali memperpanjang catatan kurang baik pebalap asal Italia itu dalam beberapa seri terakhir.
Bagnaia harus mengikuti Q1 setelah tidak berhasil masuk dalam 10 besar pada sesi sebelumnya. Dari Q1, hanya dua pebalap dengan catatan waktu terbaik yang berhak memperoleh tiket untuk melanjutkan persaingan ke Q2.
Dua posisi teratas Q1 MotoGP San Marino 2026 akhirnya ditempati Raul Fernandez dan Fermin Aldeguer.
Dalam sesi tersebut, Bagnaia harus berhadapan dengan sejumlah pebalap lainnya, yakni Raul Fernandez, Fabio Quartararo, Fermin Aldeguer, Diego Moreira, Joan Mir, Enea Bastianini, Jack Miller, Brad Binder, Alex Rins, serta Toprak Razgatlıoğlu.
Namun, Bagnaia tidak mampu mencatatkan waktu yang cukup untuk menempati dua besar. Ia menyelesaikan Q1 di posisi keempat dengan torehan waktu 1 menit 30,916 detik.
Catatan tersebut menempatkan Bagnaia di belakang Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Fabio Quartararo. Dengan hasil tersebut, ia harus menerima kenyataan gagal mendapatkan tempat di Q2 dan harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.
Hasil di Misano sekaligus menambah daftar kegagalan Bagnaia pada sesi kualifikasi MotoGP 2026. Sebelumnya, rider Ducati tersebut juga menghadapi persoalan serupa ketika tampil di MotoGP Thailand, Catalunya, dan Aragon.
Pada MotoGP Thailand 2026, Bagnaia harus menghadapi sesi practice yang tidak berjalan sesuai harapan. Ia hanya mampu menempati posisi ke-15 setelah mengalami kendala akibat kondisi lintasan yang basah serta persoalan dalam mengatur waktu selama sesi berlangsung.
Situasi tidak banyak membaik ketika memasuki MotoGP Catalunya 2026. Bagnaia hanya mampu berada di urutan ke-12 pada sesi latihan. Salah satu persoalan yang dihadapinya ketika itu adalah kesulitan mendapatkan cengkeraman atau grip yang optimal ketika menggunakan ban baru di Sirkuit Montmelo.
Masalah kembali menghampiri Bagnaia di MotoGP Aragon 2026. Performa motor Desmosedici GP26 yang belum sesuai harapan membuatnya hanya mampu mencatatkan posisi ke-12.
Akibat hasil tersebut, Bagnaia kembali kehilangan kesempatan untuk langsung mengamankan tempat di 10 besar dan harus melewati babak Q1.
Rangkaian hasil kurang memuaskan itu kemudian membuat pebalap Ducati Lenovo Team tersebut terlihat frustrasi. Setelah kembali gagal melangkah ke Q2 di MotoGP San Marino, Bagnaia bahkan sempat menepi di sisi trek untuk menenangkan diri.
Kegagalan berulang dalam sesi kualifikasi menjadi tantangan tersendiri bagi Bagnaia. Ia harus berusaha memperbaiki performanya agar dapat memperoleh posisi start yang lebih baik sekaligus menjaga peluang meraih hasil maksimal dalam balapan MotoGP San Marino 2026.
Jay.











