Home / Hukum - Kriminal / Kasus Dugaan Mafia Tanah Singkawang: Dua Tersangka Resmi Ditahan, Masyarakat Minta Polri Usut Juga Oknum Pelindung

Kasus Dugaan Mafia Tanah Singkawang: Dua Tersangka Resmi Ditahan, Masyarakat Minta Polri Usut Juga Oknum Pelindung

majalahsuaraforum.com – Perjalanan panjang kasus dugaan praktik mafia tanah yang terjadi di wilayah Singkawang Selatan kini memasuki tahap baru. Dua orang yang disebut sebagai tersangka utama yakni HL dan TJF telah dipastikan sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singkawang. Bersamaan dengan kabar penahanan tersebut, perhatian masyarakat kini beralih pada satu hal penting: siapa saja pihak atau oknum yang selama ini diduga turut terlibat dan memberikan perlindungan kepada para pelaku?

Keterangan mengenai status penahanan kedua tersangka disampaikan secara langsung oleh kuasa hukum pihak korban, Juhenry, S.H., M.H. Menurut Juhenry, proses hukum yang ditempuh dalam perkara ini sama sekali tidak mudah. Ia menilai perjalanan kasus ini penuh dengan hambatan dan berbelit-belit, persis seperti sebuah cerita yang memiliki banyak babak, karena diduga kuat adanya campur tangan dari pihak tertentu.

“Ya benar, klien kami mendapatkan informasi bahwa HL dan TJF sudah berada di balik jeruji besi. Perjalanan kasus ini sangat berliku dan diduga dilindungi oleh oknum lainnya selain Oknum AS ( Penyidik Pembantu Reskrim Polres Singkawang ). Kami berharap ini jadi akhir dari drama panjang dan awal dari penegakan hukum yang berkeadilan sehingga perkara yang kami laporkan segera mendapatkan kepastian hukum mengingat kasus ini sudah berjalan cukup lama,” ujar Juhenry kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Warga masyarakat Singkawang kini menanti langkah selanjutnya yang akan diambil dalam proses perkara ini. Banyak pihak yang mendesak agar aparat penegak hukum tidak hanya membereskan pelaku utamanya saja, melainkan juga menelusuri dan memproses setiap oknum yang terbukti membantu melindungi tersangka maupun menjadi bagian dari jaringan sindikat mafia tanah tersebut.

“Mari kita kawal, bongkar bersama-sama menyaksikan episode selanjutnya siapa saja yang terlibat terkait kasus mafia tanah di Singkawang Selatan – Kalimantan Barat. Serta siapapun Itu oknumnya dan kami tegaskan kami tidak akan mundur menghadapi siapapun itu bagi yang terlibat untuk diusut tuntas. (Equality Before The Law) semua sama dan setara di hadapan hukum. Mari masyarakat Singkawang saksikan siapa saja oknum anggota yang terlibat melindungi penjahat kelas kakap ini agar tidak ada lagi korban berikutnya. Episode selanjutnya harus dibuka seterang – terangnya, transparan agar masyarakat mengetahui, apa yang di katakan dalam program bapak Kapolri, bagi oknum polri yang terlibat diproses tidak ada yang melindungi,” tegas Juhenry.

Kasus ini menjadi perhatian besar bagi warga Singkawang mengingat maraknya praktik serupa yang meresahkan masyarakat, yang selama ini diduga kerap mendapat perlindungan dari oknum-oknum tertentu. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resort Singkawang belum memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan pihak lain. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa sindikat mafia tanah akan semakin berkembang jika tidak ditindaklanjuti dengan tegas dan tidak memberikan efek jera bagi pelakunya.

Masyarakat berharap seluruh rangkaian proses hukum berjalan secara terbuka, adil, dan tidak memihak kepada siapapun, sehingga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dapat pulih kembali.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh