majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIB Plantungan terus berkomitmen dalam mendorong program pembinaan kemandirian yang produktif dan ramah lingkungan. Pada Sabtu (03/10/2026).
Jajaran petugas bersama peserta Magang menggelar kegiatan pemanfaatan limbah organik berupa pelepah dan daun pisang kering untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) di area terbuka Lapas Pemuda Plantungan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berfokus pada pengolahan sampah dan limbah tumbuh-tumbuhan yang berada di sekitar lingkungan lapas. Melalui proses pencacahan, pemilahan, dan fermentasi sederhana, bahan-bahan organik yang tadinya dianggap limbah dapat disulap menjadi pupuk cair bernutrisi tinggi yang siap dimanfaatkan untuk pemeliharaan tanaman hortikultura maupun lahan pertanian di area lapas.
Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan lapas secara berkelanjutan.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam tanggapannya, beliau menyampaikan bahwa program pengolahan limbah menjadi pupuk cair ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis.
“Pengolahan limbah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) ini merupakan bukti nyata kreativitas dan kepedulian kita terhadap lingkungan.
Selain mengurangi sampah organik di area lapas, kegiatan ini memberikan keterampilan bernilai guna yang dapat diaplikasikan secara langsung. Kami berharap pemanfaatan limbah ini terus konsisten dilaksanakan demi mendukung program kemandirian serta menciptakan lingkungan lapas yang lebih hijau dan produktif,” ujar Suharno, S.H., M.H.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan berharap dapat terus memproduksi pupuk organik secara mandiri untuk mendukung kegiatan pertanian internal sekaligus mengedukasi pentingnya pengelolaan limbah secara bijak.(hil)










