majalahsuaraforum.com-Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan menerima kunjungan Civitas Akademika Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, disingkat Untag Semarang, pada Rabu (05/08) mulai pukul 08.45 WIB hingga selesai. Rombongan yang terdiri dari Rektor Untag Semarang beserta jajaran pimpinan dan wakil rektor singgah di Lapas Terbuka Nusakambangan sebelum melanjutkan agenda penyuluhan yang dilaksanakan di Auditorium Wisma Sari Nusakambangan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan, Ario Galih Maduseno, beserta jajaran. Kalapas kemudian memperkenalkan sejumlah program unggulan ketahanan pangan yang dikembangkan, terutama peternakan ayam petelur dan bebek petelur. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif yang memberikan keterampilan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Selain itu, Kalapas juga menjelaskan secara singkat pembagian tingkat pengamanan lapas di Pulau Nusakambangan, mulai dari minimum security seperti Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan hingga super maximum security seperti Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan. Rektor Untag Semarang, Dr. Drs. Suparjo, M.P., menyampaikan apresiasi atas penjelasan tersebut. “Kunjungan ini memberikan gambaran yang lebih luas kepada kami bahwa Nusakambangan tidak hanya dikenal dari sisi pengamanan, tetapi juga memiliki program pembinaan yang produktif dan edukatif. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi dunia akademik,” ujarnya.
Kalapas Ario Galih Maduseno menyampaikan bahwa kunjungan civitas akademika menjadi kesempatan positif untuk memperkenalkan wajah pemasyarakatan yang lebih luas kepada dunia pendidikan. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman bahwa pemasyarakatan tidak hanya berbicara mengenai pengamanan, tetapi juga proses pembinaan, pemberdayaan, dan penyiapan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat secara produktif. Sinergi dengan kalangan akademisi juga sangat penting untuk mendukung pengembangan pemasyarakatan ke depan,” ujarnya.(hil)










