Home / Ekonomi / Pemerintah Siapkan Uji Coba Tabung CNG 3 Kg sebagai Alternatif LPG Bersubsidi

Pemerintah Siapkan Uji Coba Tabung CNG 3 Kg sebagai Alternatif LPG Bersubsidi

majalahsuaraforum.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg. Program yang diberi nama CNG Merah Putih tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini tabung CNG berkapasitas 3 kg masih berada di China untuk menjalani serangkaian pengujian sebelum dibawa ke Indonesia.

“Masih di China. Masih lakukan ujian coba di China,” kata Bahlil usai menghadiri Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Bahlil menjelaskan, setelah proses pengujian di China selesai, pemerintah akan melibatkan PT Pindad dalam pengembangan ekosistem program CNG Merah Putih. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci bentuk kerja sama yang akan dilakukan dengan perusahaan BUMN tersebut.

“Habis itu kita melakukan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang ada di sini, kita akan lakukan dengan Pindad nanti. Tapi masih cek dulu di sana, kalau sudah selesai baru kita lakukan tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa sampel tabung CNG asal China diperkirakan tiba di Indonesia pada akhir Juli 2026.

Menurutnya, tabung tersebut tidak akan langsung digunakan oleh masyarakat, melainkan lebih dahulu menjalani pengujian keselamatan di Lemigas sebagai bagian dari proses evaluasi teknis.

“Saat ini dalam proses kita mau melakukan uji coba, uji coba tabung. InsyaAllah akhir Juli ini sampel dari tabung-tabung itu akan selesai dan kita akan kirim ke Lemigas untuk diuji. Lalu kita akan rencanakan juga bagaimana nanti mulai diperkenalkan pada masyarakat,” kata Laode.

Setelah seluruh tahapan pengujian selesai, pemerintah berencana melaksanakan uji coba terbatas kepada masyarakat di sejumlah kota besar. Salah satu wilayah yang dipertimbangkan menjadi lokasi awal pelaksanaan program tersebut adalah Jawa Barat.

“Uji cobanya di kota-kota besar dulu ya. Mungkin salah satunya adalah di Jawa Barat dulu,” ucapnya.

Laode menegaskan bahwa kegiatan tersebut masih sebatas uji coba sehingga tabung CNG belum akan dipasarkan secara luas kepada masyarakat.

“Bukan dipasarkan, hanya diujicobakan dulu. Ini masih kita bahas skemanya,” tegasnya.

Mengenai jumlah tabung yang akan digunakan dalam tahap uji coba, pemerintah belum menetapkan angka pasti. Fokus utama saat ini adalah memastikan aspek keselamatan penggunaan serta menyusun mekanisme distribusi yang tepat sebelum program diterapkan lebih luas.

“Kita belum bicara masalah angka ya, yang penting sekarang adalah satu, safety-nya. Kedua adalah mekanisme bagaimana menyiapkan ini ke masyarakat,” ujarnya.

Terkait peran PT Pindad dalam proyek tersebut, Laode mengatakan pemerintah masih belum memutuskan apakah perusahaan itu akan menjadi produsen tabung CNG atau menjalankan peran teknis lainnya.

“Belum sampai ke sana,” jawab Laode.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh