Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Panitia penyelenggara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akhirnya menjelaskan alasan di balik beberapa kali tertundanya prosesi pemakaman tokoh penting tersebut. Situasi keamanan yang dipengaruhi kondisi perang disebut menjadi faktor utama yang menyebabkan jadwal pemakaman harus mengalami perubahan berulang kali.
Menurut keterangan yang disampaikan juru bicara panitia pemakaman pada Senin (22/6/2026), seluruh persiapan sebenarnya telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Namun perkembangan situasi di kawasan membuat penyelenggara harus meninjau ulang pelaksanaan acara demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Berdasarkan informasi yang beredar melalui sejumlah media Iran, upacara pemakaman resmi dijadwalkan dimulai pada 4 Juli 2026. Selain prosesi utama di Iran, sejumlah kegiatan penghormatan juga akan diselenggarakan di Irak, khususnya di kota Najaf dan Karbala pada 8 Juli 2026.
Panitia menjelaskan bahwa rangkaian penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei dan anggota keluarganya akan berlangsung selama beberapa hari. Acara tersebut akan dipusatkan di sejumlah lokasi penting yang memiliki nilai sejarah dan religius bagi masyarakat Iran.
Upacara perpisahan dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 5 Juli 2026, bertepatan dengan 19–20 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut akan digelar di Musala Imam Khamenei atau Aula Salat Agung yang berada di Teheran.
Setelah prosesi penghormatan di ibu kota selesai dilaksanakan, rangkaian pemakaman akan berlanjut ke beberapa kota lain. Pemakaman di Teheran dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli 2026 atau 21 Muharam 1448 Hijriah.
Selanjutnya, prosesi penghormatan dan pemakaman akan diteruskan di kota suci Qom pada 7 Juli 2026. Kota tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan keagamaan paling penting di Iran.
Selain Ali Khamenei, sejumlah anggota keluarga yang juga akan mendapatkan penghormatan dalam rangkaian acara tersebut antara lain Mesbah al-Hoda Baqeri Kani, Seyyedeh Boshra Hosseini Khamenei, Zahra Haddad Adel, dan Zahra Mohammadi Golpayegani.
Panitia berharap seluruh rangkaian acara dapat berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan kondisi keamanan yang terus dipantau, pemerintah dan penyelenggara berupaya memastikan prosesi penghormatan terakhir kepada mantan pemimpin tersebut berjalan lancar serta dapat dihadiri oleh masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Red.











