Home / Politik / Gus Ipul Sebut Nasaruddin Umar dan Gus Yahya Berpeluang Pimpin PBNU

Gus Ipul Sebut Nasaruddin Umar dan Gus Yahya Berpeluang Pimpin PBNU

majalahsuaraforum.com – Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan sejumlah nama yang dinilai memiliki peluang besar untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada agenda muktamar mendatang. Dua nama yang disebut memiliki potensi kuat ialah Nasaruddin Umar dan Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat berada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026). Menurutnya, kedua tokoh tersebut memiliki rekam jejak dan pengalaman yang cukup kuat di lingkungan Nahdlatul Ulama sehingga dianggap berpotensi menjadi penerus kepemimpinan organisasi.

“Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kyai Said kalau nggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam,” kata Gus Ipul.

Ia menilai pengalaman sebagai Katib Aam menjadi salah satu modal penting dalam struktur kepemimpinan PBNU karena posisi tersebut berkaitan erat dengan pengelolaan organisasi dan arah kebijakan keulamaan.

“Jadi semuanya sebenernya punya potensi ya punya potensi, tinggal berkenan apa nggak,” sambungnya.

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan hingga saat ini belum ada pihak yang secara resmi menyatakan diri maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Menurutnya, dinamika menjelang muktamar masih sangat terbuka dan keputusan akhir nantinya akan bergantung pada proses organisasi serta dukungan para pemilik suara di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Selain menjabat sebagai Menteri Sosial, Gus Ipul juga diketahui saat ini masih aktif sebagai Sekretaris Jenderal PBNU dan terlibat dalam berbagai agenda organisasi Nahdliyin menjelang pelaksanaan muktamar mendatang.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh