Home / Nasional / Libur Lebaran 2026, Malioboro Dipadati Lebih dari 221 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran 2026, Malioboro Dipadati Lebih dari 221 Ribu Wisatawan

majalahsuaraforum.com – Kawasan Malioboro kembali menjadi magnet utama wisatawan selama libur Lebaran 2026. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati kawasan ini, terutama saat akhir pekan.

Berdasarkan data sistem Counting People CCTV Smart Province dalam rangka Operasi Ketupat Progo 2026, tercatat sebanyak 221.464 pergerakan orang terjadi di kawasan Malioboro pada Sabtu (28/3/2026).

Lonjakan pengunjung paling signifikan terjadi pada malam hari, khususnya antara pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Pada periode tersebut, jumlah wisatawan bahkan menembus lebih dari 20.000 orang per jam, membuat kawasan ini sangat padat.

Tingginya angka kunjungan ini menunjukkan bahwa Malioboro tetap menjadi destinasi favorit, baik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah, meskipun kepadatan lalu lintas sering terjadi selama musim libur panjang.

Salah satu wisatawan asal Bogor, Alfian, mengungkapkan bahwa dirinya selalu menyempatkan diri berkunjung ke Malioboro setiap momen mudik Lebaran.

“Setiap Lebaran di Malioboro memang identik dengan kemacetan karena banyak wisatawan datang. Meski begitu, hal itu tidak mengurangi minat kami untuk tetap berkunjung, apalagi kampung saya juga di Klaten, sehingga Malioboro menjadi salah satu destinasi favorit,” ujarnya.

Ia juga menyebut kunjungan ke Malioboro sudah menjadi tradisi tahunan. Meski sering datang, ia tetap merasa pengalaman yang didapat selalu berbeda.

“Ya sebenarnya biarpun setiap tahun foto di sini tetapi tetap kesannya beda jadi tetap mau mengabadikan momen di sini,” tuturnya.

Tingginya jumlah wisatawan ini menjadi indikator kuat bahwa Malioboro masih menjadi ikon wisata unggulan di Yogyakarta, khususnya saat libur Lebaran yang selalu menghadirkan lonjakan kunjungan signifikan.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh