majalahsuaraforum.com – Upaya memperkuat jalur pembinaan bulu tangkis di lingkungan perguruan tinggi terus digencarkan. Salah satunya melalui kunjungan Campus League ke Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Cipayung, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun sinergi dalam pengembangan kompetisi bulu tangkis mahasiswa secara lebih terstruktur.
Rombongan Campus League diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja, Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto, serta Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Yuni Kartika. Diskusi yang berlangsung dimanfaatkan untuk menyamakan visi pembinaan dan membuka peluang dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi di level kampus.
PBSI Buka Ruang Kolaborasi Strategis Dalam kesempatan tersebut, Ricky Soebagdja menegaskan bahwa PBSI menyambut baik setiap inisiatif yang berdampak pada penguatan ekosistem bulu tangkis nasional.
“PBSI pada prinsipnya terbuka terhadap kolaborasi yang memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem bulu tangkis nasional. Kompetisi di level kampus merupakan salah satu jalur strategis untuk menjaga kesinambungan pembinaan, memperbesar basis atlet, serta memastikan mahasiswa tetap memiliki ruang berkembang secara akademik maupun prestasi,” ujar Ricky.
Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Campus League Perluas Basis Atlet Mahasiswa Sementara itu, CEO Campus League, Ryan Gozali, menekankan bahwa bulu tangkis memiliki posisi penting dalam sejarah olahraga Indonesia, terutama sebagai cabang penyumbang medali emas Olimpiade bagi Merah Putih.
“Bulu tangkis punya posisi istimewa di Indonesia. Sebagai cabang olahraga yang menyumbangkan medali emas Olimpiade, kami berharap kompetisi ini dapat menjadi salah satu roda pembinaan yang membantu menjaga Indonesia tetap digdaya di dunia,” kata Ryan.
Menurutnya, kehadiran cabang bulu tangkis di Campus League bertujuan memperluas player pool di kalangan mahasiswa. Selain itu, ajang ini juga diharapkan menjadi safety net bagi atlet yang memasuki fase transisi ke bangku perkuliahan, agar tetap dapat menjaga ritme prestasi tanpa harus mengesampingkan pendidikan formal.
Campus League ingin membangun sistem kompetisi yang tidak sekadar turnamen sesaat, melainkan bagian dari skema pembinaan jangka panjang di lingkungan kampus.
Digelar di Lima Regional Pada musim perdana tahun 2026, kompetisi bulu tangkis Campus League direncanakan berlangsung di lima regional, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Samarinda. Pemilihan kota-kota tersebut didasarkan pada kuatnya basis perguruan tinggi serta kultur bulu tangkis yang telah berkembang di masing-masing wilayah.
Pelaksanaan kompetisi dijadwalkan pada Agustus hingga Oktober 2026. Rentang waktu ini dipilih untuk memastikan kesiapan teknis dan memberi ruang koordinasi optimal dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui inisiatif ini, Campus League menargetkan kontribusi konkret dalam memperkuat fondasi pembinaan bulu tangkis nasional, dengan menjadikan kampus sebagai salah satu jalur strategis dan berkesinambungan dalam mencetak atlet masa depan.
Jay.











