Home / Ekonomi / IHSG Terjun Tajam di Luar Perkiraan, Purbaya Sebut Pasar Masih Tunggu Kepastian Ketua OJK

IHSG Terjun Tajam di Luar Perkiraan, Purbaya Sebut Pasar Masih Tunggu Kepastian Ketua OJK

majalahsuaraforum.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (2/2/2026) meleset jauh dari prediksi pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa keyakinannya terhadap penguatan IHSG tidak terbukti, setelah indeks saham justru mengalami penurunan tajam sejak awal perdagangan hingga penutupan.

Berdasarkan data RTI, IHSG pada pukul 10.30 WIB berada di level 7.919 atau melemah 410 poin setara 4,92 persen. Angka tersebut semakin menjauh dari posisi pembukaan perdagangan yang berada di level 8.306. Tekanan jual terus berlanjut hingga akhir sesi, dengan IHSG ditutup di posisi 7.922,73 atau anjlok 406,87 poin, setara penurunan 4,88 persen.

Menanggapi kondisi tersebut, Purbaya menilai melesetnya prediksi pasar dipicu oleh sikap wait and see pelaku pasar terhadap kepemimpinan baru di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketidakpastian ini muncul setelah sejumlah pejabat tinggi OJK mengundurkan diri pada akhir pekan lalu, menyusul kondisi pasar modal yang tertekan hingga mengalami trading halt selama dua hari berturut-turut.

“Pergantian Ketua OJK-nya, mungkin market masih menunggu. Ini kan masih sementara kan, siapa Ketua OJK-nya, mungkin masih menunggu ketidakpastian itu,” ujar Purbaya usai Rakornas Kepala Daerah di SICC, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Proses Seleksi Ketua OJK Akan Dibuka Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tengah memulai tahapan persiapan pembentukan Panitia Seleksi untuk pengisian jabatan pimpinan OJK. Ia menegaskan bahwa proses seleksi tersebut akan dilakukan secara terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pihak yang memenuhi kualifikasi.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian arah kebijakan sektor keuangan dan memulihkan kepercayaan pasar yang saat ini masih dibayangi sentimen negatif.

Investor Diminta Manfaatkan Momentum Di tengah tekanan pasar saham, Purbaya justru menilai situasi ini dapat dimanfaatkan oleh investor untuk masuk ke pasar dengan harga saham yang lebih rendah. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi kuat dan tidak mengalami perubahan signifikan meskipun pasar saham sedang bergejolak.

“Tapi harusnya kalau saya sih, saya akan serok ke bawah, kenapa? Karena pondasi ekonominya masih bagus, nggak ada berubah, dan akan membaik terus ke depan,” tegas Purbaya.

Purbaya menambahkan bahwa perbaikan ekonomi nasional ke depan tetap berada di jalur positif, sehingga gejolak pasar saat ini lebih bersifat sementara dan dipengaruhi faktor sentimen ketidakpastian kelembagaan.

IHSG yang kembali tertekan ini menjadi sorotan pelaku pasar, terutama setelah sebelumnya pasar modal Indonesia sempat mengalami penghentian perdagangan sementara akibat penurunan tajam indeks. Pelaku pasar kini menantikan kepastian kepemimpinan OJK sebagai salah satu faktor penentu stabilitas dan arah pasar ke depan.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh