majalahsuaraforum.com – Wilayah DKI Jakarta diwarnai sejumlah peristiwa kriminal dan gangguan ketertiban sepanjang Jumat (2/1). Mulai dari ditemukannya tiga orang meninggal dunia di kawasan Warakas, Jakarta Utara, dugaan keracunan makanan, bentrokan antarwarga di Manggarai, hingga kasus pelecehan seksual yang terjadi di angkutan umum.
Berbagai kejadian tersebut langsung ditangani oleh aparat kepolisian dan instansi terkait guna menjaga keamanan serta mengungkap fakta di balik setiap peristiwa. Berikut rangkuman sejumlah kasus kriminal dan gangguan keamanan yang terjadi dan masih menjadi perhatian publik.
Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Warakas Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara mengungkapkan penemuan tiga orang yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat pagi. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, ketiga jasad menunjukkan kondisi yang tidak biasa.
“Dari pemeriksaan awal dari kasat mata keluar busa dari ketiga mayat tersebut,” kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana di Jakarta, Jumat.
Penemuan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dengan memasang garis polisi dan melakukan langkah-langkah awal penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian para korban.
Polisi Dalami Dugaan Keracunan Makanan Masih terkait peristiwa di Warakas, Polres Metro Jakarta Utara mendalami kemungkinan keracunan makanan sebagai dugaan awal penyebab meninggalnya ketiga korban. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh serta proses identifikasi terhadap para korban.
“Kami masih lakukan olah tempat kejadian dan identifikasi jasad korban,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Jumat.
Penyelidikan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan penyebab pasti kematian, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun faktor lain yang berkontribusi pada peristiwa tersebut.
Tawuran di Terowongan Manggarai Dibubarkan Aparat Gangguan keamanan juga terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Tawuran antarwarga pecah antara kelompok warga Gang Tuyul RW 04 dan warga RW 012 di kawasan Terowongan Manggarai, Jalan Dr. Soepomo, Tebet, pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menggunakan gas air mata untuk mengendalikan situasi dan membubarkan massa yang terlibat bentrokan.
“Iya pakai gas air mata biar cepat bubar,” kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Pemilik Kios Kalibata Dimintai Klarifikasi oleh Polda Metro Jaya Sementara itu, pemilik kios yang terdampak kerusuhan dan pembakaran di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Pemeriksaan ini berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/12/2025).
Salah satu pemilik kios, Henny Maria, menyampaikan bahwa dirinya diminta menjelaskan secara rinci terkait kerugian yang dialaminya akibat kejadian tersebut.
“Selain itu juga pihak kepolisian tetap membantu pengamanan. Jadi, kalau ada yang mengancam keselamatan akan dibantu,” katanya.
Transjakarta Tanggapi Kasus Pelecehan Seksual di Bus Di sektor transportasi publik, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu armada busnya. Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di bus rute 1A.
“Transjakarta sangat prihatin dan menyesalkan dugaan tindakan pelecehan yang terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 WIB di bus rute 1A,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Manajemen Transjakarta menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh penumpang guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
Octa.











