Home / Olahraga / Rio Ferdinand Pilih Pindah ke Dubai, Soroti Pajak Inggris yang Dinilai Tak Adil

Rio Ferdinand Pilih Pindah ke Dubai, Soroti Pajak Inggris yang Dinilai Tak Adil

majalahsuaraforum.com – Mantan bek andalan Manchester United, Rio Ferdinand, akhirnya buka suara mengenai alasan kepindahannya bersama keluarga ke Dubai, Uni Emirat Arab. Ia menilai sistem pajak di Inggris tidak memberikan manfaat yang sebanding bagi masyarakat, sehingga memilih untuk menetap di luar negeri demi kehidupan yang lebih seimbang.

Ferdinand dan istrinya, Kate, resmi pindah ke Dubai pada Agustus 2025, beberapa bulan setelah Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, mengumumkan kebijakan kenaikan pajak sebesar 40 miliar pound sterling (sekitar Rp 800 triliun). Kebijakan itu mencakup peningkatan pajak keuntungan modal, pajak warisan, serta PPN untuk sekolah swasta.

Dalam wawancara bersama LBC Radio, Ferdinand menyampaikan kritiknya terhadap sistem pajak Inggris. “Kalau layanan kesehatan misalnya berjalan baik dan efisien, orang pasti tidak keberatan membayar pajak,” ujarnya.

Namun, menurutnya, kondisi di Inggris saat ini jauh dari ideal. “Ketika banyak hal di negara ini rusak dan tak berfungsi, kita mulai bertanya: apakah pajak yang kita bayarkan benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat? Banyak dari kita tahu jawabannya,” tambahnya dengan nada kecewa.

Meski tidak secara gamblang menyebut pajak sebagai alasan utama kepindahannya, Ferdinand mengaku kehidupan di Dubai membuatnya merasa lebih tenang. “Sekarang saya bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga, dan itu luar biasa bagi saya. Saya tetap mencintai Inggris, tetapi ini adalah babak baru yang menyegarkan dalam hidup saya,” kata pria berusia 47 tahun tersebut.

Ferdinand menuturkan bahwa keputusan pindah ke Dubai muncul setelah dirinya berkunjung ke kota tersebut saat menghadiri Global Soccer Awards tahun lalu. Ia terkesan dengan gaya hidup, keamanan, dan peluang bisnis di sana. “Saya punya bisnis di sana, Football Escapes. Di Dubai, mereka merasa dihargai, dan anak-anak tumbuh dengan energi positif. Hidup di sana terasa aman, cerah, dan menyenangkan,” ujarnya kepada The National.

Selain faktor ekonomi dan gaya hidup, pendidikan anak-anak juga menjadi pertimbangan besar dalam keputusan pindah tersebut. Ia dan Kate memiliki dua anak kecil, Cree (4) dan Shae (2), serta tiga anak remaja dari pernikahan sebelumnya, yaitu Lorenz (17), Tate (17), dan Tia (14). Dua anak tertuanya, Lorenz dan Tate, tetap tinggal di Inggris karena sedang meniti karier di akademi Brighton & Hove Albion.

“Kami kembali ke Dubai pada Februari 2025 untuk melihat sekolah-sekolah di sana, dan saya merasa sistem pendidikannya lebih baik untuk anak-anak saya. Kurikulumnya tetap Inggris, tetapi diterapkan dengan cara berbeda. Saya merasa para guru di Inggris kurang dihargai dan dibayar terlalu rendah,” jelas Ferdinand.

Dengan cuaca hangat, lingkungan aman, dan suasana hidup yang lebih seimbang, Ferdinand menilai Dubai sebagai tempat yang ideal untuk memulai fase baru dalam kehidupannya setelah karier panjang sebagai pesepak bola dan analis olahraga di Inggris.

Jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh