Home / Hukum - Kriminal / Delapan Warga Binaan Lapas Karanganyar Jalani Litmas, Petugas Pastikan Proses Berjalan Aman dan Objektif

Delapan Warga Binaan Lapas Karanganyar Jalani Litmas, Petugas Pastikan Proses Berjalan Aman dan Objektif

 majalahsuaraforum.com-Sebanyak delapan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan mengikuti kegiatan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) yang dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Nusakambangan, pada Senin (28/10) pagi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.45 WIB di ruang Litmas Lapas Karanganyar.

Sebelum pelaksanaan dimulai, petugas Lapas Karanganyar, isnaeni mursalin melakukan serangkaian persiapan mulai dari pendataan administrasi, pengecekan sarana kegiatan, hingga pengawalan ketat terhadap para WBP dari blok hunian menuju ruang Litmas. Kegiatan tersebut melibatkan empat pejabat struktural dan sepuluh petugas pengamanan (TTD) untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama proses berlangsung.

Petugas Bapas Nusakambangan, Sarwo Eddy yang bertugas dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan Litmas merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan dan asesmen kelayakan program integrasi bagi warga binaan.

“Kegiatan Litmas ini menjadi dasar untuk menilai sejauh mana perubahan perilaku, kedisiplinan, dan kesiapan sosial warga binaan sebelum kembali ke masyarakat melalui program integrasi seperti pembebasan bersyarat atau cuti bersyarat,” ungkap Eddy.

Salah satu warga binaan peserta Litmas juga mengungkapkan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk menjalani proses tersebut sebagai bagian dari pembinaan dan penilaian diri.

“Bagi kami, kegiatan ini jadi momentum untuk menunjukkan perubahan dan kesungguhan kami dalam memperbaiki diri. Kami ingin membuktikan bahwa pembinaan di Lapas benar-benar membawa dampak positif,” ujarnya.

Sementara itu, pejabat pengawas kegiatan dari Lapas Karanganyar menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur.

“Koordinasi antara Lapas dan Bapas menjadi kunci agar proses pembinaan ini tidak hanya administratif, tetapi juga berdampak nyata pada kesiapan mental dan sosial warga binaan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap dan perilaku positif dapat memperoleh hasil penilaian yang baik serta memiliki kesiapan yang matang untuk beradaptasi kembali di tengah masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh