majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan melaksanakan kegiatan penggalangan terhadap empat orang narapidana tindak pidana terorisme, mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di ruang konseling Lapas Karanganyar dengan pengamanan ketat dan koordinasi lintas instansi, Rabu (15/10).
Kegiatan dimulai dengan persiapan daftar nama narapidana yang akan mengikuti penggalangan untuk keperluan pengambilan dari kamar hunian. Selain itu, petugas juga menyiapkan sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran pelaksanaan.
Proses pengambilan narapidana dari blok kamar hunian menuju ruang konseling dilakukan secara terukur oleh lima orang anggota Tim Tanggap Darurat (TTD). Setelah tiba di lokasi, kegiatan penggalangan dipimpin langsung oleh empat orang anggota Densus 88 Anti Teror Polri, dengan pendampingan dari satu orang Staf Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Karanganyar serta satu orang anggota TTD.
Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Riko Purnama Candra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan deradikalisasi di lingkungan Lapas, “Kegiatan penggalangan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran serta menumbuhkan semangat kebangsaan bagi warga binaan tindak pidana terorisme. Kami terus berkomitmen bekerja sama dengan Densus 88 dalam menjaga keamanan dan menciptakan proses pembinaan yang efektif,” ujarnya.
Sebagai penutup, salah satu anggota Densus 88 yang memimpin kegiatan penggalangan ini menambahkan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi para narapidana dan mendukung terciptanya Lapas yang aman, tertib, dan kondusif, “Kami berharap kegiatan penggalangan ini dapat memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta menumbuhkan kesadaran baru bagi warga binaan untuk kembali ke jalan yang benar,” pungkasnya.(hil)











