majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto belum mengumumkan sembilan anggota Komite Reformasi Polri, meskipun sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada pekan ini. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penundaan ini terjadi karena sejumlah calon anggota berhalangan hadir pada jadwal yang sudah ditetapkan.
“Sebenarnya mau diumumkan minggu ini tadinya. Tapi beberapa kali hari yang dipilih, ada beberapa di antara anggota yang akan masuk ke dalam Komite Reformasi Kepolisian ini berhalangan,” ujar Prasetyo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).
Meski demikian, Prasetyo memastikan bahwa Presiden Prabowo telah mengantongi sembilan nama anggota komite, yang berasal dari kalangan profesional, ahli hukum, dan kepolisian.
“Tinggal diumumkan, sementara begitu (9 anggota),” tambah Prasetyo.
Komite Reformasi Polri merupakan salah satu janji politik Presiden Prabowo untuk mempercepat reformasi internal kepolisian. Pembentukan komite ini diharapkan dapat menanggapi desakan publik terkait transparansi dan profesionalitas Polri.
Sebelumnya, Prasetyo menyebut bahwa pelantikan anggota komite akan dilakukan langsung oleh Presiden di Istana pada pekan depan.
“Iya, akan diumumkan dan dilantik oleh Pak Presiden pada minggu depan,” ungkapnya kepada awak media di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).
Namun, Prasetyo belum dapat memastikan waktu pelantikan baru. “Pelantikan akan segera dilaksanakan,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan, pembentukan Komite Reformasi Polri paling lambat akan diumumkan pertengahan Oktober 2025. Yusril juga menyinggung beberapa tokoh hukum nasional yang berpotensi bergabung dalam komite, termasuk Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD.
“Kita harapkan komite ini diisi figur yang kredibel, agar mampu membawa perubahan nyata dalam reformasi Polri,” kata Yusril.
Pembentukan komite ini dianggap sebagai langkah strategis untuk mempercepat modernisasi kepolisian dan memastikan reformasi internal berjalan sesuai dengan harapan publik.
Dw.











