majalahsuaraforum.com-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja dan Penguatan Program Ketahanan Pangan pada Sabtu, 13 September 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Dian Guci, Tegal, ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah, Rabu (17/09).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran dan tanggung jawab penuh kepala satuan kerja dalam menjalankan tugas dan menyukseskan program ketahanan pangan. “Kepala satker wajib bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing dengan menjunjung tinggi profesionalitas dan akuntabilitas. Selain itu, sinergi, koordinasi, dan komunikasi, baik internal maupun eksternal, harus terus ditingkatkan,” tegas Mardi Santoso.
Selain itu, Mardi juga mengingatkan tentang keakuratan data dan laporan yang harus diisi dengan benar serta dapat dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan bahwa setiap satuan kerja wajib memiliki database yang menyeluruh sehingga data selalu siap ketika dibutuhkan. Dalam kesempatan ini, Mardi juga menargetkan percepatan pembangunan dan operasional Pos Bapas di setiap kabupaten/kota, yaitu 8 Pos Bapas pada tahun 2025, 16 Pos Bapas pada 2026, dan 32 Pos Bapas pada 2027.
Tidak hanya itu, Kakanwil juga menekankan pentingnya mengamankan kebijakan pimpinan, termasuk program Wartelsuspas Glories, serta mewujudkan tagline Kementerian Hukum, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yaitu “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak.”
Acara ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Agus Sukoco, yang menyampaikan strategi penguatan program ketahanan pangan di tengah tantangan global. “Pemasyarakatan dapat berperan besar dalam mendukung program ketahanan pangan, salah satunya melalui optimalisasi lahan dan kerja sama lintas sektor,” ungkap Agus Sukoco.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh Ka. UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah semakin solid dalam meningkatkan kinerja, membangun sinergi, serta mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.(hil)











