Majalahsuaraforum.com – Komitmen terhadap pelayanan publik yang unggul kembali ditekankan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso. Hal itu disampaikannya saat memimpin kegiatan Penguatan Reformasi Birokrasi yang digelar di Aula Wismasari, Nusakambangan, Jumat (15/8).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh PK Ahli Utama Heni Yuwono, Kepala Koordinator Wilayah se-Jawa Tengah, serta Kepala UPT se-Nusakambangan dan Cilacap. Dalam arahannya, Mardi menegaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan kunci untuk membangun pemasyarakatan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kita harus siap bertransformasi. Penguatan integritas, peningkatan kualitas layanan publik, pengoptimalan teknologi informasi, serta pembangunan budaya kerja yang kolaboratif adalah pondasi menuju pelayanan prima,” ujarnya di hadapan peserta.
Sementara itu, Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan – Cilacap, Riko, menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, pesan yang disampaikan Kakanwil sejalan dengan semangat jajaran pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Reformasi birokrasi bukan hanya tentang aturan, tapi tentang membentuk mental kerja yang melayani. Kami di Nusakambangan dan Cilacap siap mendukung penuh dengan inovasi, disiplin tinggi, dan kerja sama lintas unit untuk mewujudkan pelayanan prima,” ungkap Riko.
Dalam kesempatan yang sama, Heni Yuwono menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi juga ditentukan oleh komitmen bersama dalam membangun Zona Integritas (ZI) di setiap satuan kerja.
“Pembangunan ZI tidak bisa hanya menjadi program formalitas. Harus ada komitmen bersama dari seluruh jajaran UPT untuk benar-benar menerapkan prinsip integritas, akuntabilitas, dan pelayanan prima. Inilah fondasi menuju satuan kerja yang bersih dan melayani,” tegas Heni.
Mardi pun menutup kegiatan dengan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan reformasi birokrasi sebagai gerakan bersama, bukan sekadar slogan.
Pen. Hil.











