majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto akan melaksanakan penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan negara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Acara ini direncanakan berlangsung di Istana Kepresidenan setelah upacara HUT RI pada 17 Agustus 2025.
“Ya kalau tidak tanggal 16, kemungkinan tanggal 18 (Agustus),” ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Prasetyo menjelaskan bahwa jumlah tokoh yang akan menerima tanda jasa tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, latar belakang para penerima juga beragam, mencakup berbagai profesi dan bidang yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa bagi bangsa.
“Terus terang kemungkinan untuk tahun ini memang jumlahnya akan agak cukup banyak. Kemudian juga bervariasi dari profesi atau bidang yang dianggap oleh Bapak Presiden maupun oleh tim gelar dan tanda jasa kehormatan memiliki peranan-peranan yang luar biasa, terlebih panggilan-panggilan tugas mereka masing-masing,” kata Prasetyo.
Sebelumnya, pada Selasa (5/8/2025), Prasetyo mengungkapkan bahwa terdapat 22 tokoh yang diusulkan untuk menerima tanda kehormatan dari Presiden. Namun, ia belum merinci nama-nama tersebut karena masih dalam proses finalisasi oleh tim yang berkoordinasi dengan Presiden.
“Yang diusulkan ada 22 nama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemberian tanda jasa dan kehormatan merupakan agenda rutin tahunan yang biasanya digelar menjelang peringatan HUT RI.
“Tanda kehormatan sedang difinalisasi untuk diputuskan. Jadi dari Tim Gelar Tanda Kehormatan sudah menyampaikan kepada Bapak Presiden nama-nama yang diusulkan untuk tahun ini mendapatkan penghargaan atau kehormatan dari negara,” kata Prasetyo.
D.purba











