majalahsuaraforum.com – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Sebuah truk pengangkut kelapa sawit bermuatan penuh terguling dan menimpa belasan siswa SMP Negeri 4 Bilah Hilir yang sedang berjalan kaki menuju sekolah. Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Lintas Ajamu–Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Selasa sekitar pukul 07.00 WIB, 14 Juli 2026.
Akibat kejadian tersebut, satu siswa meninggal dunia di lokasi, sementara sembilan siswa lainnya menderita luka-luka dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kronologi Kejadian Berdasarkan keterangan di lapangan, truk yang dikemudikan berinisial DM warga Desa Pangkatan melaju dari arah Simpang Ajamu menuju Negeri Lama. Saat melintas di tepi jalan, banyak siswa yang sedang berjalan beriringan menuju sekolah.
Sekitar 100 meter sebelum gerbang sekolah, truk diduga tiba-tiba oleng dan kehilangan keseimbangan. Penyebab awal gangguan diduga karena patah as roda kendaraan sehingga sopir tak mampu lagi mengendalikan laju truk. Kendaraan pun terbalik dan menimpa langsung kelompok siswa yang berjalan di sisi kiri jalan, sementara muatan buah sawit tumpah dan menutupi sebagian badan korban.
Rekaman warga yang beredar memperlihatkan kondisi mencekam di lokasi, di mana satu siswa tergeletak tak bernyawa di bawah tumpukan buah kelapa sawit.
Keterangan Pihak Sekolah Kepala SMP Negeri 4 Bilah Hilir, Sargon Daud Pakpahan, membenarkan kesepuluh korban adalah siswa aktif di sekolahnya. Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa murid-muridnya.
“Sekolah sangat terpukul atas kejadian ini. Sebanyak 10 siswa kami menjadi korban, satu orang meninggal dunia, dan sisanya luka-luka,” ujar Sargon.
Penanganan Pasca Kejadian Pihak kepolisian dari Polsek Bilah Hilir telah turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian serta memeriksa sopir truk guna keterangan lebih lanjut.
Para siswa yang terluka segera dievakuasi ke Puskesmas Negeri Lama untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sementara jenazah siswa yang meninggal telah diserahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Penyelidikan terkait dugaan kerusakan kendaraan serta kelayakan operasional truk tersebut masih akan diperdalam oleh pihak berwajib.
Dw.











