Home / Kabar Berita / Kementerian Pertanian RI Dorong Hilirisasi 14 Komoditas Strategis untuk Tingkatkan Ekonomi dan Serap 8,6 Juta Tenaga Kerja

Kementerian Pertanian RI Dorong Hilirisasi 14 Komoditas Strategis untuk Tingkatkan Ekonomi dan Serap 8,6 Juta Tenaga Kerja

majalahsuaraforum.com, 10 Juni 2025 — Kementerian Pertanian Republik Indonesia resmi meluncurkan program besar-besaran untuk mendorong hilirisasi pada 14 komoditas pertanian strategis. Program ini bertujuan mengolah produk mentah menjadi produk bernilai tambah yang siap dipasarkan, baik untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan daya saing ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi hingga 8,6 juta orang di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian, dalam konferensi pers hari ini, menyatakan bahwa hilirisasi menjadi kunci penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Kami ingin petani tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi juga bagian dari rantai pasok industri yang bernilai tinggi. Dengan hilirisasi, kami menargetkan peningkatan efisiensi, ekspansi pasar, dan pengurangan ketergantungan pada impor,” ujar Menteri.

Adapun 14 komoditas yang menjadi fokus dalam program ini meliputi: ayam, kelapa dalam, kakao, mete, kopi, tebu, kelapa sawit, lada, ubi kayu, bawang putih, kapas, kacang tanah, dan kacang hijau. Setiap komoditas akan dikembangkan secara spesifik berdasarkan potensi wilayah dan kebutuhan pasar.

 

Beberapa rencana pengembangan utama di antaranya:

* Kelapa Sawit: Fokus pada produksi biodiesel sebagai substitusi impor bahan bakar minyak, mendukung ketahanan energi nasional.

* Kapas: Akan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri tekstil dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor kapas mentah.

* Kakao dan Kopi: Diolah menjadi produk siap ekspor seperti cokelat, kopi bubuk, dan minuman instan berkualitas tinggi.

* Ubi Kayu: Dikonversi menjadi tepung tapioka dan bioetanol sebagai sumber energi alternatif.

* Ayam dan Bawang Putih: Difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi dalam negeri dan pengurangan impor pangan.

Pemerintah juga telah memetakan lahan pengembangan untuk masing-masing komoditas dan menyiapkan fasilitas pendukung seperti infrastruktur pengolahan, pelatihan SDM, serta insentif bagi investor dan pelaku industri lokal.

Program hilirisasi ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjadikan Indonesia sebagai negara mandiri pangan dan industri berbasis sumber daya lokal. Dengan implementasi yang konsisten dan dukungan lintas sektor, program ini diproyeksikan dapat memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha mikro di daerah.

Pemerintah optimistis, hilirisasi komoditas pertanian akan menjadi motor penggerak transformasi ekonomi nasional menuju kemandirian dan daya saing global.

 

Ditulis oleh: Nala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh