majalahsuaraforum.com — Serah terima kepemimpinan di tubuh Polri ditandai dengan penyerahan Panji Polri Tribrata dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Prosesi tersebut berlangsung di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Dalam prosesi tersebut, pasukan berseragam dinas putih membawa Panji Tribrata yang menjadi simbol institusi Polri. Panji tersebut kemudian diserahkan secara langsung oleh Jenderal Listyo Sigit kepada Jenderal Suyudi Ario Seto.
Penyerahan panji merupakan salah satu tradisi dalam pergantian kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Prosesi tersebut menjadi simbol beralihnya estafet kepemimpinan, kewenangan, serta tanggung jawab komando tertinggi dari pejabat sebelumnya kepada Kapolri yang baru.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan prosesi tersebut merupakan bagian dari rangkaian pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri.
“Ini merupakan bagian dari rangkaian pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, di Lapangan Bhayangkara.
Menurut Trunoyudo, penyerahan Panji Tribrata juga memiliki makna sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan pengabdian pejabat Polri yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi di institusi tersebut.
Serah terima Panji Tribrata ini berlangsung setelah Jenderal Suyudi Ario Seto resmi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Dengan prosesi tersebut, pergantian pucuk pimpinan Polri secara simbolis turut ditandai melalui tradisi penyerahan panji sebagai bagian dari rangkaian serah terima jabatan Kapolri.
hilda.











