majalahsuaraforum com-Semangat warga binaan dalam mengembangkan kegiatan kemandirian terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya melalui budidaya tanaman stroberi di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan yang kini berhasil mencapai target sebanyak *1.000 tanaman stroberi*
Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa program pembinaan kemandirian dapat dikembangkan secara bertahap melalui kegiatan pertanian yang produktif. Tidak hanya berhasil mencapai jumlah tanaman yang ditargetkan, hasil budidaya stroberi juga mulai memberikan manfaat berupa penjualan buah stroberi maupun tanaman stroberi kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan terlibat secara langsung mulai dari penyiapan media tanam, perawatan, penyiraman, pemupukan, pengendalian gulma hingga pemeliharaan tanaman agar dapat tumbuh dan menghasilkan dengan baik. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar keterampilan bercocok tanam sekaligus membangun sikap disiplin, tanggung jawab dan ketekunan.
Keberadaan **INKOPASINDO Lapas Pemuda Plantungan** turut mendukung keberlanjutan kegiatan tersebut. Hasil sementara dari penjualan buah dan tanaman stroberi belum diarahkan sebagai keuntungan pribadi, namun masih diprioritaskan untuk mendukung pengembangan kegiatan, antara lain melalui pembelian polibag, bahan media tanam serta pupuk organik yang akan digunakan kembali dalam proses budidaya.
Kalapas Pemuda Plantungan, **Suharno**, menyampaikan bahwa capaian 1.000 tanaman stroberi merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten bersama warga binaan.
> “Yang terpenting bukan hanya mencapai jumlah tanaman, tetapi bagaimana warga binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang bisa menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana. Hasil yang diperoleh saat ini kita putar kembali untuk pengembangan kegiatan, seperti pengadaan polibag dan pupuk organik, sehingga budidaya stroberi dapat terus berkembang,” ujar Suharno.
Menurutnya, pola pengelolaan hasil kegiatan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian warga binaan. Dengan adanya dukungan sarana dan pengelolaan melalui INKOPASINDO, hasil dari kegiatan pembinaan dapat kembali dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan produktif berikutnya.
Ke depan, Lapas Pemuda Plantungan terus mendorong agar budidaya stroberi dapat dikembangkan tidak hanya dari sisi jumlah tanaman, tetapi juga kualitas hasil, pengelolaan media tanam, pemanfaatan pupuk organik serta pemasaran hasil panen.
Capaian ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan berinovasi. Dari lahan pembinaan, tumbuh tanaman stroberi; dari proses perawatan, tumbuh pula keterampilan dan semangat kemandirian sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.(hil)











