Home / Nasional / Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Intervensi Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat di Tengah Sorotan Harga

Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Intervensi Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat di Tengah Sorotan Harga

majalahsuaraforum.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan intervensi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial, termasuk pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat.

Pernyataan ini disampaikan di tengah sorotan publik terhadap rencana pengadaan sepatu yang tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2026 melalui sistem SiRUP.

Dalam dokumen tersebut, disebutkan adanya alokasi anggaran sekitar Rp27 miliar untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu. Jika dihitung, harga satuan sepatu tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp700 ribu per pasang, angka yang kemudian memicu perdebatan karena dinilai lebih tinggi dibanding harga pasaran.

Tegaskan Tidak Ada Campur Tangan dalam Pengadaan Menanggapi hal tersebut, Saifullah Yusuf menegaskan komitmennya bersama jajaran kementerian untuk menjaga proses pengadaan tetap transparan dan sesuai aturan.

“Itu yang kami terus sampaikan kepada teman-teman, khususnya juga yang diberi tugas melakukan pengadaan barang dan jasa. Saya dan Pak Wamen komitmen dari awal untuk tidak akan mengintervensi, tidak akan mencampuri, tidak akan titip-titip, tidak akan mengarahkan proses-proses pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan bahwa seluruh proses pengadaan harus berpegang pada aturan serta etika yang berlaku dalam tata kelola pemerintahan.

Tekankan Kepatuhan pada Aturan dan Etika Saifullah Yusuf juga menegaskan bahwa pihaknya secara rutin memberikan arahan kepada jajaran terkait pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses pengadaan.

“Ini adalah tekad dan komitmen kami berdua. Kami selalu memberikan arahan untuk betul-betul berpegang kepada ketentuan-ketentuan dan etika-etika yang seharusnya dipegang oleh para penanggung jawab pengadaan barang dan jasa,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat Tetap Berjalan Program Sekolah Rakyat yang menjadi latar pengadaan ini merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Gus Ipul memastikan bahwa seluruh program tetap berjalan sesuai rencana dan telah melalui proses evaluasi serta audit.

Ia menyebutkan bahwa program tahun sebelumnya telah diperiksa oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal.

“Nah, untuk itulah, ya, teman-teman sekalian, proses-proses telah dilaksanakan dan pada tahun 2025 tentu program-program sudah berjalan, dan seluruh program itu juga diaudit oleh BPKP, diaudit juga oleh BPK. Setiap temuan-temuan tentu akan segera kami tindak lanjuti sebagai catatan agar tidak terulang pada tahun-tahun berikutnya,” kata Saifullah Yusuf.

Sorotan Publik dan Pengawasan Lanjutan Isu harga pengadaan sepatu ini menjadi perhatian publik karena dianggap perlu transparansi lebih lanjut dalam penggunaan anggaran negara. Pemerintah menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan agar pelaksanaan program berjalan sesuai prinsip efisiensi dan akuntabilitas.

Sementara itu, polemik ini juga mendorong diskusi lebih luas terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa di sektor publik, khususnya dalam program-program sosial berskala besar.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh