Home / Ekonomi / Harga Pupuk Naik Pasca Lebaran, Pedagang Terpaksa Kurangi Keuntungan

Harga Pupuk Naik Pasca Lebaran, Pedagang Terpaksa Kurangi Keuntungan

majalahsuaraforum.com – Kenaikan harga pupuk mulai dirasakan para pedagang sejak awal April 2026. Lonjakan ini dipicu oleh dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi harga bahan baku, khususnya plastik sebagai komponen kemasan.

Salah satu pedagang pupuk di kawasan Menteng, Jakarta, Faiq, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sebenarnya sudah mulai terjadi sebelum Lebaran, namun intensitasnya meningkat setelah hari raya.

“Dari sebelum Lebaran, tetapi lebih melonjaknya lagi setelah Lebaran. Kalau pupuk organik itu dari bahan baku enggak ada kenaikan, dari bahan plastiknya itu kenaikan. Jadi yang terasa naik (harga) pupuk nonsubsidi,” ujar Faiq,  pada Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa harga pupuk media tanam organik dalam kemasan 6 kilogram mengalami kenaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 16.000. Sementara untuk kemasan 10 kilogram, harga naik dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada pupuk, tetapi juga pada perlengkapan tanaman lainnya seperti pot berbahan plastik. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya harga plastik yang terdampak situasi global.

Meski menghadapi kenaikan biaya operasional, Faiq memilih untuk tidak menaikkan harga secara signifikan kepada pelanggan. Ia mengaku lebih memilih menekan margin keuntungan demi mempertahankan pelanggan setianya.

“Karena saya mempertahankan customer,” katanya.

Di sisi lain, pembatasan pembelian pupuk nonsubsidi dari pabrik atau distributor juga menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang. Kondisi ini membuat Faiq harus lebih cepat dalam melakukan pemesanan agar stok tetap tersedia.

Ia pun berharap kondisi harga dapat segera stabil agar tidak semakin membebani pelaku usaha maupun konsumen di sektor pertanian.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh