majalahsuaraforum.com-Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, Andi Rahadian, menyatakan komitmennya untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Oman di berbagai sektor strategis.
Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Fokus Perkuat Kerja Sama Multisektor
Andi menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan amanah Presiden dengan meningkatkan hubungan kedua negara secara menyeluruh, mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga layanan konsuler.
“Insyaallah saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk meningkatkan hubungan bilateral secara baik dan positif di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun protokol dan konsuler sesuai dengan penugasan dari Bapak Presiden,” ujar Andi.
Ia juga menekankan pentingnya menjalankan setiap arahan pemerintah pusat dalam pelaksanaan tugas diplomatik di wilayah penugasan.
Siap Jalankan Arahan di Tengah Dinamika Timur Tengah
Menanggapi situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, Andi memastikan akan mengikuti kebijakan dan instruksi pemerintah Indonesia secara penuh.
“Insyaallah sebagaimana disampaikan Bapak Presiden, kami akan laksanakan semua arahan dari pusat dan perintah yang diberikan dari pusat kami akan laksanakan sebaik-baiknya sesampainya kami bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa Indonesia,” katanya.
Hal ini menjadi penting mengingat posisi Oman dan Yaman yang strategis dalam dinamika kawasan.
Pelantikan Berdasarkan Keputusan Presiden
Pelantikan Andi Rahadian sebagai Dubes RI dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 31/P Tahun 2026 tentang pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.
Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, membacakan keputusan tersebut dalam prosesi pelantikan.
“Mengangkat Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman berkedudukan di Muscat,” ujarnya.
Pengucapan Sumpah Jabatan
Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Andi.
“Akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden yang diikuti Andi.
Prosesi kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai tanda resmi dimulainya tugas diplomatik Andi.(red)
Usai Dilantik, Andi Rahadian Siap Perkuat Hubungan Indonesia–Oman











