Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Mojtaba Khamenei resmi diangkat sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Tidak lama setelah penunjukan tersebut, Iran dilaporkan meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel pada Senin (9/3/2026).
Serangan ini menjadi operasi militer pertama yang dilakukan Iran di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei. Informasi mengenai peluncuran rudal tersebut disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB).
Dalam laporannya, media pemerintah tersebut menyatakan bahwa gelombang rudal diluncurkan menuju wilayah yang disebut Iran sebagai wilayah pendudukan.
“Iran menembakkan gelombang rudal pertama di bawah kepemimpinan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei menuju wilayah pendudukan,” tulis IRIB di saluran Telegram-nya.
IRIB juga menampilkan gambar sejumlah proyektil yang bertuliskan slogan “At Your Command, Sayyid Mojtaba”, yang merujuk pada simbol keagamaan dalam tradisi Muslim Syiah.
Sirene Peringatan Berbunyi di Kota-kota Israel Serangan rudal tersebut memicu sistem peringatan darurat di berbagai wilayah Israel. Sirene tanda bahaya dilaporkan berbunyi di sebagian besar kawasan utara dan tengah negara itu.
Beberapa kota besar seperti Tel Aviv dan Haifa termasuk wilayah yang mengalami peringatan serangan rudal. Informasi tersebut disampaikan oleh Komando Pertahanan Dalam Negeri militer Israel.
Situasi tersebut membuat aparat keamanan Israel meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan sistem pertahanan udara untuk menghadapi kemungkinan serangan lanjutan.
Mojtaba Khamenei Gantikan Ali Khamenei Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran dilakukan setelah wafatnya ayahnya, Ali Khamenei. Pemimpin tertinggi sebelumnya itu dilaporkan tewas dalam gelombang awal serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari.
Pemilihan pemimpin baru Iran dilakukan oleh lembaga yang berwenang menentukan pemimpin tertinggi negara tersebut, yakni Majelis Pakar Iran.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu, majelis tersebut menyampaikan bahwa Mojtaba Khamenei dipilih setelah melalui proses pertimbangan yang matang.
“Dalam sesi luar biasa hari ini, Majelis Pakar, dengan suara menentukan dari para anggotanya, memilih dan memperkenalkan Ayatollah Seyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran,” kata majelis tersebut dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut juga mengajak masyarakat Iran, termasuk para tokoh intelektual dan kalangan akademisi, untuk tetap menjaga persatuan nasional serta memberikan dukungan terhadap kepemimpinan baru negara tersebut.
Ketegangan Timur Tengah Terus Meningkat Peristiwa ini menjadi perkembangan terbaru dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Serangan rudal yang dilakukan Iran setelah pergantian kepemimpinan menandai babak baru dalam eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Situasi keamanan di wilayah tersebut kini terus dipantau oleh berbagai negara karena dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas serta berdampak pada stabilitas geopolitik dan ekonomi global.
Red.











