Home / Nasional / Mensos Dorong Kepala Daerah Aktif Perbarui DTSEN Demi Akurasi Bansos

Mensos Dorong Kepala Daerah Aktif Perbarui DTSEN Demi Akurasi Bansos

majalahsuaraforum.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak kepala daerah untuk terlibat aktif dalam proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala setiap tiga bulan. Ia menegaskan, akurasi data menjadi faktor krusial agar penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat dapat tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menerima audiensi Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Bupati Aceh Barat Tarmizi di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

“Jadi setiap 3 bulan ada data mutakhir, hasil pemutakhiran. Kami ikutkan Dinsos, kami ikutkan bapak bupati untuk ikut memproses data ini,” kata Gus Ipul.

Pemutakhiran Libatkan Banyak Unsur Daerah Gus Ipul menjelaskan, proses pemutakhiran DTSEN melibatkan berbagai unsur di daerah. Mulai dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dinas sosial, pemerintah desa dan kelurahan, hingga petugas Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

Data yang dihimpun dari lapangan tersebut kemudian dikompilasi dan harus mendapat pengesahan kepala daerah. Selanjutnya, BPS akan menerbitkan data resmi setiap tanggal 20 sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dan program lainnya.

Sebelum ditetapkan, para bupati dan wali kota diberi kesempatan untuk melakukan pengecekan ulang agar data yang tercantum sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Jadi setiap bulan pun bapak boleh mengusulkan pemutakhiran, ya bisa diusulkan. Nanti setiap tanggal 20, triwulan pertama, kedua, ketiga itu akan ada hasil pemutakhiran dari BPS. Nanti pak bupati bisa cek lagi kemarin yang saya usulkan sesuai apa enggak,” jelasnya.

DTSEN Tidak Hanya Data Kemiskinan Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan bahwa DTSEN tidak hanya memuat data kemiskinan. Basis data nasional ini juga mencakup berbagai sektor lain, seperti pertanian, kesehatan, peternakan, hingga penggunaan lahan, sesuai dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN.

“Ini tidak hanya (data) miskin, pak, (ada data mengenai) pertanian, ini, semua, hanya satu. Mandatnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Semua data, semua ada di sini. (Data) kesehatan, semua, peternakan, sawah, ladang, semua datanya di sini terhubung. Ini semua data ini terhubung dengan Dukcapil, terhubung dengan ATR/BPN, terhubung dengan BKN. Jadi ini data tunggal,” ungkap Gus Ipul.

Ia menambahkan, DTSEN memuat informasi lengkap tentang seluruh penduduk Indonesia, baik secara individu maupun keluarga. Karena itu, validitas dan akurasi data menjadi sangat penting sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah.

Basis Penting Penyaluran Bansos dan Kebijakan Dengan keterlibatan aktif kepala daerah, Gus Ipul berharap DTSEN dapat terus diperbarui secara akurat dan berkelanjutan. Data yang valid akan memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran serta mendukung efektivitas berbagai program pembangunan dan perlindungan sosial nasional.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh