Home / Nasional / Banjir Bandang Terjang Kepulauan Siau, 108 Warga Mengungsi dan Belasan Korban Jiwa Dilaporkan

Banjir Bandang Terjang Kepulauan Siau, 108 Warga Mengungsi dan Belasan Korban Jiwa Dilaporkan

majalahsuaraforum.com – Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin (5/1/2026). Bencana tersebut memaksa 108 warga dari 35 kepala keluarga mengungsi dari permukiman mereka. Selain itu, hingga laporan ini disusun, tercatat 11 orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dinyatakan hilang.

Peristiwa banjir bandang tersebut menerjang tiga kecamatan di wilayah Kepulauan Siau. Arus air bercampur material lumpur dan longsor menghantam kawasan permukiman warga, menyebabkan kerusakan serta menutup sejumlah akses jalan.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Bupati Kepulauan Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan. Pemerintah daerah mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mempercepat penanganan bencana, termasuk upaya pencarian korban dan evakuasi warga terdampak.

“Pemerintah daerah bergerak cepat dengan mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pencarian korban, evakuasi warga terdampak, serta penanganan akses jalan yang tertutup material longsor. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Chyntia.

Selain penanganan darurat, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar tetap waspada, menghindari area perbukitan dan aliran sungai, serta segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau aparat apabila terjadi kondisi darurat,” tambahnya.

Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro bersama unsur TNI, Polri, perangkat kecamatan, pemerintah kelurahan, serta para relawan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Tim gabungan juga disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir dan longsor susulan, mengingat kondisi geografis wilayah dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh