majalahsuaraforum.com-Di balik ketatnya pengawasan dan tingginya tembok Lapas di Pulau Nusakambangan, sebuah kegiatan sederhana namun bermakna berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Putih.
Tampak peserta magang Batch II di Lapas Pasir Putih tengah sibuk membersihkan dan menata ulang koleksi buku-buku yang tersimpan dalam lemari kaca perpustakaan Lapas Pasir Putih, Senin (15/12).
Aksi sederhana ini menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam menyediakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan intelektual, wawasan kebangsaan dan spiritual warga binaan. Mulai dari kitab agama hingga literatur motivasi, semua ditata rapi agar mudah diakses.
Hal ini juga mendukung Asta Cita Presiden RI yaitu dalam penguatan ideologi pancasila terhadap Warga Binaan Terorisme. Sekaligus mendukung Program Akselerasi Menteri Imipas, Agus Andrianto. Penataan buku ini bukan hanya soal kerapian, namun juga upaya menjaga kualitas sumber daya pendidikan dan pembinaan di dalam Lapas. Dengan buku yang terawat dan tertata baik, Lapas Pasir Putih menegaskan bahwa pembinaan di penjara super maksimum pun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai edukasi, membuka peluang bagi setiap warga binaan untuk mendapatkan ilmu dan bekal positif.(hil)











