majalahsuaraforum.com – Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran telah dimulai. Sebanyak empat bus dikerahkan untuk mengangkut 97 WNI dari Teheran menuju Baku, ibu kota Azerbaijan, melalui jalur darat.
Evakuasi ini merupakan bagian dari respons pemerintah terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan akibat konflik antara Iran dan Israel. Dari total 386 WNI yang tercatat berada di Iran, 97 orang telah memilih untuk dievakuasi lebih awal menggunakan moda transportasi darat.
“Empat bus telah diberangkatkan dari Teheran menuju Baku dengan membawa 97 WNI. Ini adalah langkah awal evakuasi yang kami lakukan secara bertahap dan terkoordinasi,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan resmi, Sabtu (21/6).
Menurut Sugiono, pemilihan jalur darat dilakukan karena penerbangan komersial terbatas dan kondisi keamanan di beberapa wilayah udara tidak kondusif. Pemerintah Indonesia juga telah berkoordinasi dengan otoritas Azerbaijan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan WNI selama perjalanan dan setibanya di Baku.
Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dan Baku, serta pihak keamanan lokal untuk mengawal proses evakuasi ini. Sugiono menegaskan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama pemerintah.
“Proses evakuasi akan terus berlanjut sesuai perkembangan situasi keamanan di lapangan. Kami juga terus memantau kondisi WNI lainnya yang masih berada di Iran,” tambahnya.
Sementara itu, pemerintah mengimbau seluruh WNI yang masih berada di Iran untuk tetap tenang, mengikuti arahan KBRI, dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.
Pen. Lan.











