Home / TNI/Polri / Saleh Mustafa Resmi Jadi Wamentan, Ini Profil Jenderal Kopassus yang Pernah Bertugas di Poso

Saleh Mustafa Resmi Jadi Wamentan, Ini Profil Jenderal Kopassus yang Pernah Bertugas di Poso

majalahsuaraforum.com  – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Saleh Mustafa akan menjalankan tugas sebagai wakil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam membantu pelaksanaan tugas di Kementerian Pertanian.

Pelantikan Saleh turut menambah jajaran wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih. Ia mengisi posisi Wamentan yang sebelumnya ditempati Sudaryono. Posisi tersebut kosong setelah Sudaryono ditunjuk Prabowo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Profil Muhammad Saleh Mustafa

Muhammad Saleh Mustafa lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Sepanjang perjalanan kariernya di TNI, Saleh dikenal sebagai perwira yang berasal dari satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Sebelum memasuki pemerintahan sebagai Wamentan, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI.

Jabatan terakhir Saleh sebelum dilantik sebagai Wamentan adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) dengan pangkat Letnan Jenderal (Letjen).

Sebelumnya, ia juga pernah dipercaya menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI. Selain itu, sejumlah posisi penting pernah diembannya, termasuk Pangdam XVII/Cenderawasih, Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad), hingga Pangkostrad.

Saleh menjabat sebagai Pangkostrad setelah menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Pernah Bertugas dalam Operasi di Poso

Karier Saleh Mustafa di lingkungan TNI juga diwarnai pengalaman penugasan di wilayah konflik. Salah satunya adalah keterlibatannya dalam operasi untuk memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah.

Operasi tersebut dikenal sebagai Operasi Simpang Angin. Saat itu, Saleh masih berpangkat Kolonel Infanteri dan menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako.

Dalam operasi tersebut, Saleh bersama pasukan gabungan TNI yang dimotori Kopassus memburu kelompok teroris yang merupakan bagian dari jaringan pengganti kelompok Santoso.

Salah satu target yang berhasil ditumpas adalah Barok alias Rangga, pimpinan kelompok tersebut, yang telah lama menjadi buruan aparat. Barok ditemukan di kawasan hutan Gunung Biru, Poso.

Kisah operasi tersebut juga tercatat dalam buku Kopassus untuk Indonesia Jilid II.

“Prajurit gabungan TNI yang dimotori Kopassus berhasil menghabisi Barok alias Rangga, pimpinan kelompok teroris pengganti Santoso, pimpinan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang berafiliasi ke ISIS, pada 15 Mei 2017,” tulis buku Kopassus untuk Indonesia jilid II.

Dengan pengalaman panjang di lingkungan TNI dan berbagai posisi strategis yang pernah dijalankan, Saleh Mustafa kini memasuki babak baru dalam kariernya setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Menteri Pertanian.

 

hilda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh