Home / Hukum - Kriminal / Stanis & Igor Disorot dari Banyak Laporan, 3 Korban Buka Suara: Imigrasi dan Dugaan Pencekalan Igor Maximov-Magnum Jadi Perhatian.

Stanis & Igor Disorot dari Banyak Laporan, 3 Korban Buka Suara: Imigrasi dan Dugaan Pencekalan Igor Maximov-Magnum Jadi Perhatian.

majalahsuaraforum.com-Kasus dugaan penipuan investasi properti berskala besar kembali mencuat. Kali ini melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia berinisial S dan IM.

Melalui kuasa hukumnya Ade Ratnasari, pengusaha lokal Budiman Tiang membeberkan kerugian masif yang ditaksir mencapai Rp500 miliar, akibat kerja sama pembangunan properti yang berujung pada penggelapan aset.

Perkara yang bermula dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada tahun 2021 ini kini tengah diselidiki oleh Bareskrim Polri (LP/B/588/XII/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI) dan Polda Bali.

Ade Ratnasari mengungkapkan bahwa kliennya, yang menyediakan modal berupa tanah, sama sekali tidak pernah menerima laporan keuangan terkait dana pembangunan yang dijanjikan oleh kedua WNA tersebut.

“Sampai hari ini, tidak ada laporan keuangan apa pun yang disampaikan. Sebaliknya, setelah bangunan selesai, akses klien kami ke area properti justru ditutup total, padahal SHGB masih atas nama klien kami,” ujar Ade dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Selain jeratan Pasal 372 KUHP (Penggelapan) dan Pasal 378 KUHP (Penipuan), tim hukum turut menyoroti indikasi pelanggaran berat lainnya, yakni transaksi keuangan personal bernilai fantastis menggunakan skema cryptocurrency.

Budiman Tiang menduga transaksi kripto dalam proyek tersebut sengaja disembunyikan agar terhindar dari kewajiban perpajakan.

“Rakyat Indonesia makan saja bayar pajak. Bagaimana mungkin transaksi bernilai besar dari oknum asing tidak terpantau?” kritik Ade.

Pihak korban kini mendesak PPATK, Direktorat Jenderal Pajak, dan OJK untuk segera melakukan audit forensik menyeluruh. Demi mengawal kasus ini, tim hukum juga berencana membawa persoalan ini ke Komisi III dan Komisi XIII DPR RI guna memastikan perlindungan bagi pengusaha lokal dari praktik mafia investasi asing.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi ataupun klarifikasi dari pihak terlapor, S dan IM, mengenai laporan polisi yang dilayangkan terhadap mereka.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh