majalahsuaraforum.com-Usai melaksanakan salat Jumat, Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Nusakambangan melanjutkan kegiatan dengan pengajian, pembacaan Surat Ar-Rahman, dan doa bersama di Masjid At-Taubah, Jumat (25/9). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Jum’at, (25/09)
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian dan penguatan nilai spiritual WBP, sekaligus sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kelancaran dan keselamatan dalam penyelenggaraan tugas pemasyarakatan.
Hadir sebagai pembicara, Ustadz Muhammad Mujahidin dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap yang memberikan tausiyah dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada seluruh peserta. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbaiki diri, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kalapas Terbuka Nusakambangan, Agung Nurbani, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian dan doa bersama menjadi bagian penting dalam penguatan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara petugas dan warga binaan.
“Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pembinaan kepribadian bagi warga binaan, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Melalui pengajian, pembacaan Surat Ar-Rahman, dan doa bersama, kita memohon agar seluruh pelaksanaan tugas pemasyarakatan senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan,” ujar Agung.
Ia berharap kegiatan keagamaan dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga binaan maupun pegawai.
“Semoga nilai-nilai yang disampaikan dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Terbuka tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga membangun karakter dan mental yang lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Ar-Rahman dan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan, kelancaran, serta keselamatan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Terbuka Nusakambangan berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan kepribadian dan spiritual WBP sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.(hil)











