majalahsuaraforum.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan adanya peningkatan signifikan pada pendapatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Berdasarkan laporan yang diterimanya, pendapatan lembaga tersebut disebut mengalami kenaikan hingga 400 persen.
Prabowo menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri acara Peluncuran dan Bedah Buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).
Menurut Prabowo, kenaikan pendapatan tersebut dicapai dalam kurun waktu sekitar satu tahun setelah Danantara Indonesia diluncurkan pada Februari 2025.
“Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara naik 400 persen. Kurang-lebih,” kata Prabowo.
Masih Akan Diaudit, Prabowo menegaskan bahwa angka peningkatan pendapatan tersebut masih akan diperiksa dan diaudit lebih lanjut. Karena itu, ia membuka kemungkinan bahwa persentase kenaikannya dapat berbeda dari laporan awal yang diterimanya.
Meski demikian, Prabowo menilai apabila nantinya angka tersebut berada di bawah 400 persen, capaian Danantara tetap tergolong signifikan dalam waktu satu tahun.
“Ini terus kita audit, kita cek, tapi kalau pun tidak 400 persen, 300 persen atau 200 persen ini signifikan dalam satu tahun bekerja,” ujarnya.
Presiden mengatakan berbagai pencapaian pemerintah harus dilihat dari hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa pemerintah terus berupaya menjalankan berbagai program yang memberikan dampak konkret bagi rakyat.
Pemerintah Klaim Pembangunan Terus Berjalan Prabowo kemudian menyinggung sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah. Salah satunya adalah pembangunan ribuan jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bagian dari respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai saluran, termasuk teknologi.
“Prestasi-prestasi kita real. Sekian ribu jembatan kita bangun, jembatan yang dirasakan oleh rakyat. Rakyat teriak dan melalui teknologi, kita segera tangkap, kita tanggap, kita reaksi, dan hari ini kita sudah mendekati 2.500 jembatan di seluruh desa-desa di Indonesia,” jelasnya.
Prabowo menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupaya memberikan respons cepat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Puji Kinerja Bahlil dan Pertamina Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut memberikan apresiasi terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta jajaran manajemen PT Pertamina (Persero).
Ia menilai pengelolaan sektor energi yang dilakukan Kementerian ESDM bersama Pertamina berhasil menjaga stabilitas pasokan sekaligus harga energi nasional.
“Karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus dalam mengelola energi kita. Sehingga kita bisa menjaga BBM yang disubsidi, masih tidak kita naikkan. Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang,” katanya.
Menurut Prabowo, kemampuan menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan menjadi salah satu hal yang perlu diapresiasi di tengah kondisi sejumlah negara yang menghadapi tekanan energi.
Laporan Keuangan Danantara Sebelumnya, Danantara diketahui telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025. Namun, hingga kini laporan keuangan konsolidasi lembaga tersebut belum dipublikasikan kepada masyarakat.
Pernyataan Prabowo mengenai kenaikan pendapatan hingga 400 persen tersebut juga masih menunggu proses audit dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan angka yang disampaikan sesuai dengan hasil laporan keuangan resmi.
Dengan demikian, angka pertumbuhan pendapatan Danantara yang disebut mencapai 400 persen masih dapat mengalami penyesuaian setelah seluruh proses audit dan verifikasi diselesaikan.
Lan.











