majalahsuaraforum.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat dengan menggelar berbagai kegiatan peduli lingkungan, mulai dari penanaman pohon hingga aksi membersihkan bantaran Sungai Alue Naga di Banda Aceh, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen partai dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melanjutkan tradisi penghijauan yang telah lama digaungkan Partai Demokrat.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Rian Syaf, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, sebuah program yang diinisiasi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Menurut Rian, kegiatan penghijauan yang dilakukan di Aceh juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus kelanjutan dari semangat pelestarian lingkungan yang selama ini dicontohkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama almarhumah Ani Yudhoyono.
“Kami melanjutkan tradisi yang telah dicontohkan Pak SBY dan Bu Ani. Di Banda Aceh masih berdiri pohon trembesi yang ditanam sebagai jejak kepedulian terhadap lingkungan. Hari ini kami meneruskan semangat itu,” ujarnya.
Rian menegaskan bahwa penanaman pohon tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan simbolis dalam rangka peringatan ulang tahun partai. Menurutnya, aksi tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan masa depan generasi berikutnya.
“Mungkin bukan kita yang menikmati rindangnya, tetapi anak cucu kita. Menanam pohon adalah menanam harapan sekaligus mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dilaksanakan di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh. Setelah itu, para peserta mengikuti berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang telah disiapkan panitia.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga meliputi donor darah, pembersihan rumah ibadah, membersihkan taman kota, hingga aksi gotong royong membersihkan bantaran Sungai Alue Naga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan ekosistem sungai.
Kegiatan tersebut turut diramaikan dengan pembacaan hikayat bertema lingkungan serta pelepasan benih ikan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian sumber daya alam.
Sekitar 600 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, di antaranya kader Partai Demokrat, mahasiswa, pengemudi ojek online, para santri, aktivis lingkungan, hingga masyarakat umum yang turut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.
Rian berharap kegiatan peduli lingkungan yang digelar dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Ia menginginkan gerakan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai komunitas, organisasi, maupun masyarakat luas untuk lebih aktif menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Langkah sederhana seperti menanam pohon, menjaga kebersihan sungai, serta merawat ruang-ruang publik dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat di masa depan apabila dilakukan secara konsisten.
Melalui rangkaian kegiatan penghijauan dan aksi bersih Sungai Alue Naga, DPD Partai Demokrat Aceh berharap semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dw.











