majalahsuaraforum.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menjelaskan alasan partainya mengangkat tema “Prabowonomics” dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Menurutnya, tema tersebut lahir dari inspirasi atas semangat Presiden Prabowo Subianto dalam mengarahkan pembangunan ekonomi nasional.
Dalam sambutannya, Cak Imin menerangkan bahwa tema utama Harlah PKB tahun ini adalah “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”, yang kemudian disederhanakan menjadi istilah “Prabowonomics”.
“Tema ulang tahun PKB yang ke-26 kali ini adalah Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi. Dan tema ini dipersingkat dengan satu kata: ‘Prabowonomics’,” kata Cak Imin dalam sambutannya di Harlah ke-28 PKB, di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Ia menegaskan, tema tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen PKB untuk terus mendukung arah baru kebijakan ekonomi nasional agar Indonesia mampu menjadi bangsa yang semakin mandiri dan memiliki fondasi ekonomi yang kokoh.
“Tema ini sebagai rasa syukur dan kesungguhan PKB untuk terus bersama-sama membawa arah baru ekonomi nasional untuk terus menjadi kekuatan bangsa yang mandiri dan kokoh berdasarkan kekuatan sendiri,” ujarnya.
Cak Imin mengatakan, semangat yang ditunjukkan Presiden Prabowo dalam menghadapi berbagai tantangan global, baik di bidang geoekonomi maupun geopolitik, menjadi inspirasi bagi seluruh kader PKB.
“Dan kami semua PKB terinspirasi dengan semangat dan kesungguhan Bapak Presiden untuk terus mengawal arah baru ekonomi di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, baik geoekonomi maupun geopolitik,” lanjutnya.
Selain itu, Cak Imin mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo kerap mengingatkan pentingnya menjadikan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pedoman dalam membangun perekonomian nasional. Menurutnya, pesan tersebut sejalan dengan cita-cita PKB untuk menghadirkan kesejahteraan melalui pemenuhan hak-hak ekonomi masyarakat.
“Para kiai, para ulama, kami sering mendengar Bapak Presiden menyampaikan, ‘Sebelum tidur, ingat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 45. Bangun tidur, ingat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945’,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa amanat tersebut menjadi pengingat agar seluruh kebijakan ekonomi tetap berpihak kepada rakyat.
“Ini sama dengan harapan dan komitmen PKB bahwa tujuan utama kita bernegara tidak lain adalah mengembalikan hak-hak ekonomi rakyat untuk bisa terwujud kesejahteraan secepat-cepatnya,” imbuh Cak Imin.
Dw.











