majalahsuaraforum.com-Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata. Pada Rabu (22/7/2026), Kepala Lapas Pasir Putih Andi Yudho Sutijono bersama jajaran pejabat struktural dan staf melaksanakan kegiatan pruning (pemangkasan) tanaman jagung di area pertanian Lapas Pasir Putih sebagai bagian dari persiapan menjelang masa panen.
Kegiatan pruning dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan menggunakan peralatan sederhana berupa parang dan clurit. Pemangkasan dilakukan pada bagian daun tanaman yang sudah tidak produktif agar nutrisi dapat terfokus pada pembentukan tongkol, sehingga kualitas dan hasil panen jagung diharapkan menjadi lebih optimal. Seluruh kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan gotong royong sebagai wujud komitmen dalam menyukseskan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Pasir Putih merupakan implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan produktif. Selain menghasilkan komoditas pertanian, program ini juga menjadi sarana membangun budaya kerja yang produktif serta memperkuat keberlanjutan pengelolaan lahan di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Pasir Putih, Andi Yudho Sutijono, menegaskan bahwa kegiatan pruning merupakan salah satu tahapan penting dalam budidaya jagung yang tidak boleh diabaikan karena berpengaruh terhadap kualitas hasil panen.
“Perawatan tanaman menjadi kunci keberhasilan dalam budidaya jagung. Melalui kegiatan pruning ini, kami berharap pertumbuhan tanaman semakin optimal sehingga menghasilkan tongkol jagung yang berkualitas dan produktivitas panen dapat meningkat. Program ketahanan pangan ini juga merupakan bentuk nyata pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang terus kami implementasikan secara berkelanjutan di Lapas Pasir Putih,” ujar Andi Yudho Sutijono.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Putih terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Dengan perawatan yang dilakukan secara berkesinambungan, hasil panen jagung diharapkan memberikan manfaat nyata dan menjadi salah satu kontribusi Lapas Pasir Putih dalam mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berdampak positif bagi masyarakat.(hil)











