Home / Hukum - Kriminal / MENANAM HARAPAN, MEMANEN KEMANDIRIAN: DITJENPAS LAPAS PEMUDA PLANTUNGAN KEMBANGKAN BUDIDAYA ANGGUR UNTUK KETAHANAN PANGAN

MENANAM HARAPAN, MEMANEN KEMANDIRIAN: DITJENPAS LAPAS PEMUDA PLANTUNGAN KEMBANGKAN BUDIDAYA ANGGUR UNTUK KETAHANAN PANGAN

 

majalahsuaraforum.com-Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus mengembangkan berbagai kegiatan produktif sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman dan pengembangan budidaya anggur yang dilaksanakan bersama peserta Magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch I Angkatan II Lapas Pemuda Plantungan pada Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan budidaya anggur dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas secara produktif. Peserta magang bersama jajaran Lapas turut terlibat dalam proses penanaman dan penataan tanaman, didampingi **Bapak Bastar selaku Kasi Binadik dan Giatja sekaligus mentor magang**, sebagai langkah awal pengembangan budidaya hortikultura yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pengembangan budidaya anggur tidak semata-mata berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui kegiatan pertanian, WBP diberikan kesempatan untuk mengenal dan mempraktikkan berbagai keterampilan bercocok tanam, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan.

Keterlibatan peserta Magang Kemnaker Batch I Angkatan II dalam kegiatan tersebut turut memperkuat kolaborasi dalam menciptakan aktivitas yang produktif dan edukatif di lingkungan Lapas. Bersama Bapak Bastar selaku Kasi Binadik dan Giatja sekaligus mentor magang, kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman sekaligus mendukung pengembangan kegiatan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, budidaya anggur menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan dalam mendukung program ketahanan pangan Lapas Pemuda Plantungan. Pengembangan berbagai komoditas pertanian diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, sekaligus memberikan pengalaman dan keterampilan yang bernilai bagi WBP.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, **Suharno, S.H., M.H.**, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong pemanfaatan lahan Lapas untuk kegiatan yang memiliki nilai produktif dan mendukung pembinaan WBP.

> “Kami terus berupaya mengembangkan kegiatan pembinaan yang produktif dan memiliki manfaat jangka panjang. Budidaya anggur ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan sekaligus upaya memberikan keterampilan kepada WBP. Dengan adanya keterlibatan peserta magang dan pendampingan mentor, kami berharap dapat terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman yang mendukung keberhasilan program ini,” ujar Suharno.

Lebih lanjut, Suharno menegaskan bahwa program ketahanan pangan di Lapas Pemuda Plantungan akan terus dikembangkan melalui berbagai jenis komoditas yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan yang tersedia.

> “Ketahanan pangan harus diwujudkan melalui langkah nyata dan berkelanjutan. Kami berharap budidaya anggur ini dapat berkembang dengan baik dan menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian. Yang tidak kalah penting, WBP mendapatkan keterampilan yang dapat menjadi bekal positif ketika nantinya kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Melalui pengembangan budidaya anggur, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan pembinaan kemandirian, pengembangan keterampilan WBP, pemanfaatan lahan produktif, dan ketahanan pangan. Kegiatan bersama peserta Magang Kemnaker Batch I Angkatan II dan Bapak Bastar selaku Kasi Binadik dan Giatja sekaligus mentor magang diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan program pertanian yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi WBP dan lingkungan Lapas.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh