Home / Nasional / Harga BBM Capai Rp28.000/Liter, Nelayan Kapal Besar Keluhkan Biaya Operasional Membengkak; Pemerintah Godok Solusi Harga Khusus Pekan Ini 

Harga BBM Capai Rp28.000/Liter, Nelayan Kapal Besar Keluhkan Biaya Operasional Membengkak; Pemerintah Godok Solusi Harga Khusus Pekan Ini 

majalahsuaraforum.com – Para pengusaha perikanan yang menggunakan kapal berukuran di atas 30 Gross Ton (GT) mengeluhkan tingginya harga BBM nonsubsidi yang kini menyentuh Rp28.000 per liter. Kondisi ini membuat biaya operasional melaut melonjak drastis, di mana sekitar 70 persen total pengeluaran kapal terserap untuk kebutuhan bahan bakar saja.

Beban Berat Nelayan Kapal Besar Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif mengakui kesulitan yang dihadapi pelaku usaha ini. Selama ini, kapal di atas 30 GT hanya bisa membeli BBM dengan harga industri, berbeda dengan kapal di bawah 30 GT yang masih menikmati harga subsidi Rp6.800 per liter.

“Selama ini mereka membayar harga BBM industri. Bebannya makin berat karena 70 persen biaya operasional kapal habis untuk BBM. Pemerintah sedang berupaya menjembatani agar mereka tetap bisa beroperasi,” ujar Lotharia di Kemenko Perekonomian, Senin (13/7/2026).

Mereka pun meminta pemerintah menetapkan harga khusus yang lebih terjangkau, mengingat gejolak harga minyak dunia semakin membebani biaya produksi. Lotharia menambahkan, usulan ini akan dipertimbangkan dengan cermat sesuai kemampuan anggaran negara.

Kebutuhan Pasokan dan Pembahasan Kebijakan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa hingga akhir tahun, masih terdapat kekurangan pasokan BBM khusus sektor perikanan sekitar 400 ribu kiloliter. Kebijakan harga khusus untuk kapal 30–200 GT pun masih dalam pembahasan bersama Menko Perekonomian.

“Kami sedang menghitung kebutuhan dan ketersediaan. Harga khusus belum diputuskan, masih dibahas dengan Pak Menko,” jelas Yuliot.

Target Keputusan Pekan Ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan usulan skema harga khusus akan segera dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini dinilai mendesak agar kapal nelayan berukuran menengah hingga besar tidak berhenti beroperasi dan pasokan ikan ke masyarakat tetap terjaga.

Pemerintah menargetkan keputusan final mengenai harga BBM khusus bagi kapal nelayan di atas 30 GT dapat diambil dalam waktu pekan ini.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh