Home / TNI/Polri / Tertahan Barikade Polisi, Mahasiswa UBK Sampaikan Aspirasi di Medan Merdeka Selatan

Tertahan Barikade Polisi, Mahasiswa UBK Sampaikan Aspirasi di Medan Merdeka Selatan

majalahsuaraforum.com-Aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dari sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) di Jakarta Pusat sempat diwarnai ketegangan dengan aparat kepolisian, Senin (15/6/2026). Massa yang berencana bergerak menuju kawasan Istana Merdeka akhirnya harus menghentikan langkah mereka setelah akses menuju lokasi dibatasi petugas keamanan.

Sejak siang hari, rombongan mahasiswa berupaya melakukan long march menuju pusat pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi. Namun sebelum mencapai tujuan, mereka lebih dahulu dihadang aparat di kawasan Tugu Tani.

Meski sempat tertahan, massa kemudian melanjutkan perjalanan. Akan tetapi, upaya tersebut kembali terhambat ketika mereka tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di depan Gedung BSI Tower. Berdasarkan pantauan di lokasi, mahasiswa mulai berkumpul dan tertahan di titik tersebut sekitar pukul 14.45 WIB.

Untuk mengantisipasi pergerakan massa menuju Istana Merdeka, aparat keamanan menerapkan sistem pengamanan berlapis. Barikade personel ditempatkan di sejumlah titik, diperkuat dengan water barrier, pagar pembatas berbahan besi, serta kendaraan taktis yang disiagakan di lokasi aksi.

Salah satu kendaraan yang digunakan dalam pengamanan adalah Mobile Barrier milik Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Pusat. Kendaraan tersebut berfungsi sebagai sarana pengendalian massa dengan kemampuan menggelar pagar penghalang berbahan baja secara mekanis guna membatasi akses ke area yang diamankan.

Situasi sempat memanas ketika beberapa peserta aksi mencoba mendekati barikade untuk melanjutkan perjalanan ke arah Istana Merdeka. Dorong-mendorong antara mahasiswa dan aparat sempat terjadi, namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan kerusuhan.

Setelah dilakukan komunikasi antara koordinator lapangan dengan pihak kepolisian, massa akhirnya memutuskan menggelar aksi di lokasi mereka tertahan, yakni di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Dari atas mobil komando, para mahasiswa secara bergantian menyampaikan tuntutan dan aspirasi mereka. Orasi terus dilakukan sembari menyerukan berbagai isu yang menjadi perhatian peserta aksi.

Sementara itu, aparat keamanan tetap mempertahankan penjagaan ketat di jalur menuju kawasan Istana Merdeka. Akses menuju area tersebut tidak dibuka selama aksi berlangsung guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

Meskipun terjadi konsentrasi massa dan penyesuaian pola pengamanan di sekitar lokasi, arus lalu lintas di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan masih dapat berjalan. Namun demikian, sejumlah kendaraan sempat mengalami pengalihan jalur untuk menghindari titik-titik yang menjadi pusat kegiatan demonstrasi.

Aksi mahasiswa berlangsung di bawah pengawasan aparat kepolisian yang terus berjaga hingga kegiatan penyampaian aspirasi selesai dilaksanakan.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh