Home / Nasional / Pengungsi Konflik Antarsuku di Wamena Terima Bantuan Rp 1 Miliar

Pengungsi Konflik Antarsuku di Wamena Terima Bantuan Rp 1 Miliar

majalahsuaraforum.com – John Tabo menyerahkan bantuan senilai Rp 1 miliar kepada para pengungsi korban perang antarsuku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Sabtu (16/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, khususnya kebutuhan makanan dan minuman selama mereka berada di lokasi pengungsian.

“Bantuan ini kami serahkan bagi pengungsi di Polres Jayawijaya supaya kebutuhan makan minumnya tercukupi,” kata John Tabo seusai meninjau lokasi pengungsian.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga telah menyalurkan bantuan berupa 340 selimut dan kasur kepada para pengungsi yang berada di sejumlah titik pengungsian, seperti di Polres Jayawijaya, Gereja Katolik, dan Kodim Jayawijaya.

Menurut John, kondisi keamanan di Kota Wamena mulai membaik dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal. Karena itu, pemerintah berencana memulangkan para pengungsi dalam beberapa hari ke depan apabila situasi tetap kondusif.

“Situasi sudah kondusif, maka 1-2 hari ke depan pengungsi di Polres Jayawijaya dan di beberapa tempat lainnya akan dipulangkan,” ujarnya.

Ia juga meminta aparat kepolisian dan TNI terus menjaga keamanan serta memastikan kondisi kesehatan para pengungsi hingga mereka dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

“Kami sudah minta tolong kepada aparat untuk merawat dan menjaga serta memeriksakan kesehatan para pengungsi dengan baik sampai mereka pulang ke rumah masing-masing,” kata John.

Selain itu, tenaga medis bersama aparat keamanan telah diterjunkan ke sejumlah lokasi terdampak konflik untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang menjadi korban perang antarsuku dan belum sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

“Kami sudah kirim tenaga medis dengan dibantu aparat keamanan ke beberapa lokasi yang masyarakatnya menjadi korban perang antarsuku supaya mendapatkan perawatan kesehatan yang baik,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, jumlah pengungsi yang berada di Polres Jayawijaya mencapai 609 orang. Selain itu, terdapat 50 pengungsi di Gereja Katolik, 60 orang di Kodim 1702 Jayawijaya, dan sekitar 20 orang berada di rumah dinas Wakapolres Jayawijaya.

Konflik antarsuku di wilayah Papua Pegunungan sebelumnya menyebabkan warga meninggalkan rumah mereka demi mencari perlindungan di sejumlah lokasi pengungsian yang dijaga aparat keamanan.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh