Home / Politik / Fraksi PKB Raih Penghargaan KWP Awards 2026 atas Komitmen pada Pengembangan Pesantren

Fraksi PKB Raih Penghargaan KWP Awards 2026 atas Komitmen pada Pengembangan Pesantren

majalahsuaraforum.com — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI kembali mendapatkan apresiasi atas konsistensinya dalam memperjuangkan dunia pendidikan pesantren. Dalam ajang KWP Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Fraksi PKB menerima penghargaan dalam kategori Fraksi Peduli Eksistensi dan Pengembangan Pendidikan Pesantren.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pengakuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata PKB dalam menjaga keberlangsungan serta mendorong kemajuan lembaga pendidikan pesantren di Indonesia.

Usai menerima penghargaan, Jazilul menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada fraksinya. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja nyata yang selama ini terus dilakukan PKB dalam memperjuangkan kepentingan pesantren.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan KWP Awards 2026 yang diberikan kepada Fraksi PKB. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pengakuan atas komitmen dan kerja nyata PKB dalam memperjuangkan pendidikan pesantren,” ujar Jazilul usai menerima penghargaan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Jazilul menegaskan bahwa Fraksi PKB akan terus berada di garis terdepan dalam mengawal eksistensi dan pengembangan pesantren, baik melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan di parlemen.

Menurutnya, hubungan PKB dengan pesantren bukan sekadar kedekatan politik, melainkan bagian dari jati diri partai yang lahir dari lingkungan pesantren.

“PKB dilahirkan dari rahim pesantren. Karena itu, memperjuangkan kepentingan pesantren bukan pilihan politik, melainkan mandat ideologis. Ketika pesantren menghadapi persoalan, PKB menjadi yang pertama hadir dan memperjuangkannya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jazilul menyebut penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa negara harus terus hadir dalam mendukung pesantren sebagai institusi penting dalam pembangunan bangsa.

“Pesantren adalah benteng moral, pusat pendidikan karakter, sekaligus pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Karena itu, negara wajib hadir melalui kebijakan yang berpihak, anggaran yang memadai, dan afirmasi yang berkelanjutan. Fraksi PKB akan memastikan hal tersebut terus diperjuangkan,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Dewan Juri KWP Awards 2026, Abdul Hakim, menjelaskan bahwa penilaian penghargaan didasarkan pada konsistensi serta kontribusi nyata PKB terhadap penguatan dunia pesantren.

Menurut Abdul Hakim, PKB memiliki basis sosial yang kuat di kalangan nahdliyin sehingga perhatian terhadap pesantren dinilai sebagai sesuatu yang autentik dan linear dengan identitas partai.

“Kita tahu PKB memiliki basis kuat di kalangan nahdliyin. Relasi antara nahdliyin dan pesantren itu tidak terpisahkan. Karena itu, perhatian PKB terhadap pesantren bersifat linear dan autentik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran strategis PKB dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada pesantren, termasuk pengakuan negara melalui peringatan Hari Santri Nasional serta pengesahan Undang-Undang Pesantren.

“Lahirnya Hari Santri Nasional dan Undang-Undang Pesantren merupakan bentuk penghargaan negara terhadap eksistensi pesantren, dan PKB memiliki peran besar dalam proses perjuangannya,” tambah Abdul Hakim.

Dalam beberapa tahun terakhir, PKB dinilai aktif mendorong berbagai program penguatan pesantren, mulai dari konsolidasi kelembagaan, dukungan pembiayaan, hingga pengembangan program di berbagai daerah.

“PKB menjadi salah satu fraksi yang paling konsisten dan progresif dalam memperjuangkan penguatan pesantren di tingkat kebijakan nasional,” tandasnya.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh