majalahsuaraforum.com — Selebgram Inara Rusli kembali menyoroti kejelasan status pernikahan sirinya dengan Insanul Fahmi. Hingga saat ini, Insanul disebut belum mengucapkan talak atau pernyataan cerai, sehingga hubungan mereka masih berada dalam kondisi tidak pasti sejak pernikahan yang berlangsung pada awal Agustus 2025.
Melalui kuasa hukumnya, Daru Qunthy, pihak Inara menyampaikan bahwa mereka telah meminta agar Insanul menyelesaikan persoalan rumah tangganya secara terbuka.
“Kami sudah meminta kepada saudara Insanul Fahmi untuk menormalisasi hubungannya dengan Mawa, karena Inara Rusli enggak mau sebenarnya karena berpolemik,” ungkap kuasa hukum Inara Rusli, Daru Qunthy dikutip dari channel Reyben Entertainment, Sabtu (11/4/2026).
Siap Terima Keputusan, Termasuk Berpisah Kuasa hukum Inara menegaskan bahwa kliennya telah siap menerima segala kemungkinan terkait hubungan tersebut, termasuk jika harus berakhir dengan perpisahan.
“Dari awal kasus ini, klien kami siap dengan pilihan Insanul. Kalau memang dia harus berpisah ya berpisah, tetapi kalau mau lanjut silahkan asalkan selesaikan dahulu kasusnya dengan istrinya, Mawa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa persoalan jodoh merupakan hal yang tidak bisa dipaksakan.
“Karena yang namanya jodoh kan, kita enggak bisa memungkiri itu hak seseorang dan kita tidak bisa memastikan dia jodoh atau harus pisah,” tegasnya.
Perubahan Sikap Inara Rusli Sikap Inara saat ini disebut berbeda dibanding sebelumnya. Jika dahulu ia masih berupaya mempertahankan hubungan meskipun harus menerima kemungkinan poligami, kini ia memilih untuk mundur.
Perubahan tersebut terjadi setelah adanya penolakan dari pihak Mawa, yang merupakan istri sah Insanul Fahmi.
“Dahulu dia berharap adanya keterbukaan dengan menyatakan siap dipoligami, tetapi kan ternyata dari Mawa melakukan penolakkan sehingga dirinya berpikir bahwa ini tidak akan mungkin dilanjutkan lagi. Apalagi, setelah dibicarakan baik-baik tidak kunjung ada titik terang,” jelasnya.
Keputusan mundur itu diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk konsultasi yang dilakukan Inara.
“Makanya, setelah dia berkonsultasi dan sebagainya makanya dia memutuskan mundur demi memperbaiki hubungan Insanul dan Mawa juga demi memperbaiki nama dan karir dia juga,” ungkapnya.
Harapan Penyelesaian Secara Damai Pihak Inara Rusli berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus memperpanjang konflik. Mereka membuka ruang komunikasi agar semua pihak dapat mencapai kesepakatan terbaik.
“Kita sendiri berharap penyelesaian kasus ini dengan jalan kekeluargaan. Makanya, kami masih membuka ruang diskusi yang sebesar-besarnya, agar kasusnya bisa diselesaikan dengan berdamai. Sekarang tinggal menunggu, apakah Mawa maupun keluarganya mau berdamai dan menyelesaikan baik-baik saja apalagi mereka masih suami istri yang sah,” tutupnya.
Aan.











